Jl. Siliwangi No. 6, Rawa Panjang, Bekasi Timur | [email protected] | (021) 82436886

Hasil Pencarian: "motivasi" (Judul Karya)

Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.

Filter Otomatis
Reset
Filter otomatis disaring tanpa menekan tombol.
Hasil Pencarian: "motivasi" (Judul Karya)

Menampilkan 11 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)

Detail Karya Ilmiah & Metadata Tipe & Program Studi Aksi Metadata
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi
Penulis: Rani Oktaviani, Dr. FEBRISI DWITA, S.Tr.Log., M.M., GRCE. | 2026

Kinerja Pegawai Pemerintah merupakan faktor penting dalam mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. Namun, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi mengalami penurunan capaian kinerja yang ditunjukkan oleh menurunnya nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) serta rendahnya peningkatan hasil produksi pada sektor pertanian dan perikanan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengkajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi berjumlah 94 orang pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai.

#Disiplin Kerja #Motivasi Kerja #Kepuasan Kerja #Kinerja Karyawan
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN MELALUI MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (Studi Kasus Pada Karyawan UD Setia Jaya)
Penulis: Restia Wulandari, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam menunjang keberhasilan operasional perusahaan, khususnya pada usaha pengepulan kardus UD Setia Jaya yang memiliki aktivitas kerja padat dan bergantung pada tenaga kerja fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan, pengaruh kompensasi terhadap motivasi kerja, pengaruh motivasi kerja terhadap kepuasan kerja, serta pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja melalui motivasi kerja sebagai variabel Intervening. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Partial Least Square-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan software SmartPLS. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan UD Setia Jaya dengan teknik sampling jenuh, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Kompensasi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, serta motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Selain itu, motivasi kerja mampu memediasi pengaruh kompensasi terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam meningkatkan kepuasan kerja melalui pemberian kompensasi yang adil dan peningkatan motivasi kerja karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu memperhatikan sistem kompensasi dan upaya peningkatan motivasi kerja agar tercipta kepuasan kerja yang optimal.

#Kompensasi #Kepuasan Kerja #Motivasi Kerja #PLS-SEM
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
Pengaruh Komunikasi dan Kerja Sama Terhadap Kepuasan Kerja Dengan Motivasi Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Kasus Pada Karyawan Toko Dan+Dan Cabang Bekasi Barat & Bekasi Utara)
Penulis: Putri Natalia Simanjuntak, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Industri retail kosmetik dan perawatan diri di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, sehingga bisnis perlu memberikan layanan yang lebih baik melalui pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Kepuasan kerja karyawan sangat penting untuk kualitas pelayanan perusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana komunikasi dan kerja sama berdampak pada kepuasan kerja dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan toko Dan+Dan cabang Bekasi Barat dan Bekasi Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 80 responden menggunakan sampling jenuh. Teknik analisis data menggunakan SmartPLS 4 yang melakukan pengujian model luar dan dalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan motivasi kerja. Kerja sama juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan motivasi kerja. Selain itu, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja serta mampu memediasi pengaruh komunikasi dan kerja sama terhadap kepuasan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi perusahaan dalam meningkatkan kualitas komunikasi, kerja sama tim, dan motivasi kerja guna meningkatkan kepuasan kerja karyawan serta kualitas pelayanan perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa komunikasi, kerja sama, dan motivasi kerja memiliki peran penting dalam meningkatkan kepuasan kerja karyawan toko Dan+Dan cabang Bekasi Barat dan Bekasi Utara.

#Komunikasi #Kerja Sama #Motivasi Kerja #Kepuasan Kerja
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH PENGALAMAN USAHA, MOTIVASI, DAN KREATIVITAS TERHADAP KINERJA USAHA UMKM KELONTONG SEMBAKO DI KOTA BEKASI
Penulis: Rayi Fatimah Zahra, Dr. INDRA MUIS, S.S., M.M. | 2026

UMKM kelontong sembako memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta menjadi sumber pendapatan masyarakat di Kota Bekasi. Perkembangan ritel modern, perdagangan digital, meningkatnya persaingan usaha menyebabkan munculnya berbagai kendala dalam mempertahankan kinerja usaha UMKM kelontong sembako. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh pengalaman usaha, motivasi, kreativitas terhadap kinerja usaha UMKM kelontong sembako di Kota Bekasi secara parsial maupun simultan. Pendekatan kuantitatif dengan metode survei digunakan dalam penelitian ini. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan purposive sampling serta accidental sampling dengan jumlah responden sebanyak 120 pelaku UMKM kelontong sembako di Kota Bekasi. Data penelitian dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan IBM SPSS 27. Berdasarkan hasil uji parsial (uji t), pengalaman usaha diketahui berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja usaha dengan nilai t hitung sebesar 3,162 serta signifikansi 0,002, kreativitas diketahui berpengaruh positif signifikan dengan nilai t hitung sebesar 3,715 serta signifikansi

#pengalaman usaha #motivasi #kreativitas #kinerja usaha
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT YURA ENGINEERING
Penulis: Rahmah Sesarani, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan kompetensi terhadap produktivitas karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada PT Yura Engineering. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya fluktuasi produktivitas proyek perusahaan yang diduga dipengaruhi oleh tingkat disiplin kerja, kompetensi, dan motivasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Yura Engineering. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Selain itu, motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas karyawan serta mampu memediasi pengaruh kompetensi terhadap produktivitas karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja dan kompetensi yang didukung oleh motivasi kerja yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas karyawan di PT Yura Engineering.

#Disiplin Kerja #Kompetensi #Motivasi Kerja #Produktivitas Karyawan
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT STARVI NUSA GEMILANG
Penulis: Meutya Sapta Ekawati, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. | 2026

Pertumbuhan sektor manufaktur yang terus meningkat menuntut perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif agar kinerja dan motivasi kerja karyawan tetap terjaga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melalui penerapan sistem reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment di PT Starvi Nusa Gemilang telah berjalan dengan cukup baik. Reward diberikan dalam bentuk voucher belanja dan penghargaan melalui media sosial perusahaan berdasarkan penilaian disiplin serta efektivitas kerja. Punishment diberikan dalam bentuk teguran, pemotongan gaji, dan surat peringatan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan karyawan. Penerapan sistem tersebut mampu meningkatkan disiplin, motivasi, dan tanggung jawab karyawan dalam menjalankan tugas. Pelaksanaan sistem reward dan punishment masih menghadapi kendala karena perusahaan belum memiliki pedoman tertulis mengenai pemberian reward serta bentuk reward yang diberikan masih kurang beragam. Penelitian ini mengusulkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian reward serta penambahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk reward nonfinansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment berperan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang.

#Reward #Punishment #Motivasi Kerja #Kinerja Karyawan
Tugas Akhir (D3) Manajemen Administrasi (D3) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA DIREKTORAT SAMAPTA POLDA METRO JAYA
Penulis: Fira Noviana Putri, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian pada Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 82 responden personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-Values < 0,05. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-Values < 0,05. Selain itu, kepuasan kerja mampu memoderasi pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan secara positif dan signifikan dengan nilai p-Values < 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang baik, motivasi kerja yang tinggi, serta kepuasan kerja yang optimal dapat meningkatkan kinerja personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja memiliki peranan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Direktorat Samapta Polda Metro Jaya.

#Kata Kunci: Lingkungan Kerja #Motivasi Kerja #Kepuasan Kerja #Kinerja Karyawan
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Dasa Windu Agung Bantar Gebang
Penulis: Kasih Berkat Zai, DWI WAHJUNI WULANDARI, S.T., M.M. | 2026

Penelitian ini dimotivasi oleh pentingnya kinerja karyawan untuk mendorong tercapainya suatu perusahaan, khususnya di perusahaan dengan tuntutan kerja yang tinggi dan kondisi kerja yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Dasa Windu Agung Bantar Gebang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 98 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, termasuk uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja (sig = 0,028; p < 0,05), kepuasan kerja (sig = 0,001; p < 0,05), dan lingkungan kerja (sig = 0,001; p < 0,05) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, variabel-variabel ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (sig =0,000; p < 0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,801 menunjukkan bahwa 80,1% kinerja karyawan dijelaskan oleh variabel independen, sedangkan 19,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,895 menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Kesimpulannya, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.

#Motivasi Kerja #Kepuasan Kerja #Lingkungan Kerja #Kinerja Karyawan
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN, ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN, DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA USAHA (Studi Kasus UMKM Pada Pelaku Usaha Daging Sapi di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi)
Penulis: Ihya Nur Falah, Dr. INDRA MUIS, S.S., M.M. | 2026

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pada sektor perdagangan daging sapi di Kecamatan Bekasi Timur menghadapi berbagai tantangan, antara lain fluktuasi harga daging sapi, ketidakstabilan ketersediaan pasokan, dan peningkatan persaingan usaha. Kondisi tersebut memengaruhi stabilitas harga jual dan menurunkan omzet usaha, yang pada akhirnya memengaruhi kinerja usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kewirausahaan, orientasi kewirausahaan, dan inovasi produk terhadap kinerja usaha UMKM daging sapi di Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari 127 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 29. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kewirausahaan, orientasi kewirausahaan, dan inovasi produk secara parsial dan simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja usaha. Inovasi produk memiliki pengaruh paling dominan terhadap kinerja usaha dengan koefisien regresi sebesar 0,460, diikuti oleh orientasi kewirausahaan (0,410) dan motivasi kewirausahaan (0,190). Nilai koefisien determinasi (R^2) sebesar 0,904, menunjukkan bahwa 90,4% kinerja usaha dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya sebesar 9,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Oleh karena itu, peningkatan motivasi kewirausahaan, orientasi kewirausahaan, dan inovasi produk dapat membantu meningkatkan kinerja usaha UMKM daging sapi.

#Motivasi Kewirausahaan #Orientasi Kewirausahaan #Inovasi Produk #Kinerja Usaha
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus pada Divisi Valve PT Metal Castindo Industritama)
Penulis: Inez Delia Saputri, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Loyalitas karyawan merupakan faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi dan menjaga keberlanjutan perusahaan. Rendahnya loyalitas karyawan dapat menurunkan produktivitas, melemahkan komitmen organisasi, serta meningkatkan keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan loyalitas karyawan, seperti motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Divisi Valve. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 72 karyawan. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan loyalitas karyawan. Selain itu, kepuasan kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan serta mampu memediasi pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, serta meningkatkan kepuasan kerja guna meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.

#Motivasi Kerja #Lingkungan Kerja #Kepuasan Kerja #Loyalitas Karyawan
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP PRESTASI PEGAWAI DENGAN KOMPETENSI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PT PLN UP3 BEKASI
Penulis: Tri Wahyu Ningsih, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap prestasi kerja karyawan dengan kompetensi kerja sebagai variabel moderasi pada PT PLN UP3 Bekasi. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya peningkatan prestasi kerja karyawan dalam mendukung kualitas pelayanan perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan teknik sampling jenuh terhadap 80 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,330 dan p-value 0,000. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,355 dan p-value 0,000. Kompetensi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,361 dan p-value 0,000. Selain itu, kompetensi kerja mampu memoderasi hubungan motivasi kerja terhadap prestasi kerja dengan nilai koefisien sebesar 0,287 dan p-value 0,001 serta memoderasi hubungan disiplin kerja terhadap prestasi kerja dengan nilai koefisien sebesar -0,241 dan p-value 0,001. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi kerja, disiplin kerja, dan kompetensi kerja memiliki pengaruh signifikan terhadap prestasi kerja karyawan PT PLN UP3 Bekasi.

#Motivasi Kerja #Disiplin Kerja #Kompetensi Kerja #Prestasi Kerja
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF