Hasil Pencarian: "Internet Of Things" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Internet Of Things" (Kata Kunci)
Menampilkan 4 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
IMPLEMENTASI SISTEM PEMBERI PAKAN IKAN BERBASIS INTERNET OF THINGS MENGGUNAKAN METODE RAPID APPLICATION DEVELOPMENT
Penulis: Juan samijan, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Penelitian ini membahas implementasi sistem pemberi pakan ikan berbasis Internet of Things (IoT) di Taman KRL menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Permasalahan yang dihadapi adalah pemberian pakan masih bergantung pada waktu luang pengelola sehingga jadwal dan takaran pakan belum konsisten. Sistem dikembangkan menggunakan ESP32 sebagai pengendali utama yang terintegrasi dengan Firebase Realtime Database dan dashboard berbasis React.js. Perangkat dilengkapi dengan sensor ultrasonik HC-SR04 untuk memantau ketersediaan pakan, sensor DHT11 untuk memantau suhu dan kelembapan, sensor LDR untuk mendeteksi intensitas cahaya, serta panel surya yang terintegrasi dengan baterai sebagai sumber catu daya mandiri. Metode penelitian dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, serta pengembangan sistem menggunakan tahapan Rapid Application Development (RAD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat menjalankan pemberian pakan sesuai jadwal yang telah ditentukan, menampilkan informasi kondisi perangkat dan lingkungan, serta menyajikan data monitoring melalui dashboard berbasis web.
#ESP32
#Dashboard Web
#Internet of Things
#Pemberi Pakan Ikan
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
SISTEM MONITORING SUHU KULKAS DISPLAY BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN METODE PROTOTYPE PADA METROPOLITAN MALL
Penulis: Yuli dhea mujianti, RIKA APRIANI, S.Kom., M.Kom. |
2026
Kulkas display di toko ritel sering mengalami masalah fluktuasi suhu yang tidak terpantau karena pengawasan masih dilakukan secara manual oleh petugas. Keterlambatan dalam mendeteksi perubahan suhu atau pintu yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan kerusakan pada produk makanan dan minuman. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem monitoring yang mampu melakukan pengawasan secara real-time dan memberikan peringatan dini agar tindakan penanganan dapat segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring suhu otomatis yang bekerja 24 jam menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor suhu DS18B20. Alat ini juga dilengkapi sensor Magnetic Switch untuk mendeteksi status pintu kulkas. Sistem dirancang untuk membaca suhu setiap 5 menit. Jika suhu melebihi batas aman (di atas 8°C) atau pintu terbuka terlalu lama, alat akan mengaktifkan alarm buzzer dan mengirim notifikasi peringatan ke smartphone pengelola melalui aplikasi Telegram dan Blynk. Metode pengembangan menggunakan prototype, mulai dari perakitan alat hingga pengujian langsung pada unit kulkas. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan rancangan. Hasil pengujian menunjukkan alat mampu memantau suhu secara real-time dan memberikan peringatan dini kepada pengelola, sehingga risiko kerusakan produk dapat diminimalkan tanpa perlu pengecekan fisik secara terus-menerus. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas proses monitoring suhu kulkas display di lingkungan ritel memberikan peringatan dini kepada peneglola, sehingga Risiko kerusakan produk dapat diminimalisirkan tanpa perlu pengecekkan fisik terus menerus.
#Internet Of Things
#prototype
#Monitoring Suhu
#Kulkas Display
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Perancangan Sistem Monitoring Ketinggian Air Sungai Berbasis IoT dan Firebase untuk Peringatan Dini Banjir
Penulis: Sharan Roshan Kalia, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Banjir merupakan permasalahan utama di Perumahan Fontana Lake akibat meluapnya air sungai. Pemantauan ketinggian air yang saat ini dilakukan secara manual dinilai tidak efektif, subjektif, dan terbatas, terutama pada malam hari saat warga beristirahat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang purwarupa sistem peringatan dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu beroperasi secara otomatis 24 jam dan memberikan informasi ketinggian air secara objektif dan terukur. Pengembangan perangkat lunak dan keras dalam sistem ini menggunakan metode Prototype yang meliputi tahapan komunikasi, perencanaan singkat, pemodelan, konstruksi purwarupa, serta penyerahan dan evaluasi umpan balik. Perangkat keras utama yang digunakan adalah mikrokontroler NodeMCU ESP32 sebagai pusat kendali dan pengelola komunikasi Wi-Fi, serta sensor ultrasonik tahan air JSN-SR04T yang dipasang untuk mengukur jarak ketinggian air. Sistem ini juga mengintegrasikan platform Blynk untuk pemrosesan data instan, Firebase Realtime Database sebagai media penyimpanan riwayat log pemantauan, dan aplikasi Android bernama “Monitoring Fontana Lake” yang dibuat menggunakan Kotlin di Android Studio sebagai antarmuka pemantauan pengguna. Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian, sistem mampu mengklasifikasikan ketinggian air ke dalam tiga status peringatan melalui logika percabangan sederhana (If-Else), yaitu kondisi Aman (hijau) untuk ketinggian air ≤ 15 cm, Waspada (kuning) untuk rentang > 15 cm hingga 25 cm, dan Bahaya (merah) untuk ketinggian > 25 cm. Apabila status mencapai level Waspada atau Bahaya, mikrokontroler akan memicu layanan OneSignal untuk mengirimkan pesan notifikasi secara otomatis ke aplikasi pengguna, di mana status Bahaya akan secara khusus memicu suara alarm heads-up pada ponsel cerdas warga.
#Firebase
#Internet of Things
#Ketinggian Air
#NodeMCU ESP32
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERANCANGAN KIPAS ANGIN OTOMATIS BERBASIS SENSOR SUHU MENGGUNAKAN INTERNET OF THINGS
Penulis: Muhammad Daffa, SUMARDIONO, S.Kom., M.Kom. |
2026
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada penggunaan kipas angin konvensional yang kurang efisien karena pengguna harus mengatur perangkat secara manual tanpa adanya penyesuaian otomatis terhadap perubahan suhu ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun kipas angin otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat menyesuaikan kinerjanya berdasarkan suhu sekitar Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental melalui pendekatan rekayasa perangkat keras dan perangkat lunak, memanfaatkan mikrokontroler Arduino, sensor suhu DHT11, relay, modul LCD I2C, dan kipas angin 12 volt. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang berhasil mendeteksi suhu dengan akurat; relay secara otomatis menghidupkan kipas ketika suhu mencapai batas tertentu, sementara data pemantauan suhu berhasil ditampilkan secara lokal pada LCD dengan lancar. Untuk pengembangan penelitian selanjutnya, sistem ini diharapkan dapat dilengkapi dengan fitur pengatur kecepatan putaran kipas penambahan sensor kelembaban, serta integrasi kontrol penuh.
#Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada penggunaan kipas angin konvensional yang kurang efisien karena pengguna harus mengatur perangkat secara manual tanpa adanya penyesuaian otomatis terhadap perubahan suhu ruangan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun kipas angin otomatis berbasis Internet of Things (IoT) yang dapat menyesuaikan kinerjanya berdasarkan suhu sekitar Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental melalui pendekatan rekayasa perangkat keras dan perangkat lunak
#memanfaatkan mikrokontroler Arduino
#sensor suhu DHT11
#relay
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|