Hasil Pencarian: "ESP32" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "ESP32" (Kata Kunci)
Menampilkan 4 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
SISTEM MONITORING SUHU KULKAS DISPLAY BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN METODE PROTOTYPE PADA METROPOLITAN MALL
Penulis: Yuli dhea mujianti, RIKA APRIANI, S.Kom., M.Kom. |
2026
Kulkas display di toko ritel sering mengalami masalah fluktuasi suhu yang tidak terpantau karena pengawasan masih dilakukan secara manual oleh petugas. Keterlambatan dalam mendeteksi perubahan suhu atau pintu yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan kerusakan pada produk makanan dan minuman. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem monitoring yang mampu melakukan pengawasan secara real-time dan memberikan peringatan dini agar tindakan penanganan dapat segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring suhu otomatis yang bekerja 24 jam menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor suhu DS18B20. Alat ini juga dilengkapi sensor Magnetic Switch untuk mendeteksi status pintu kulkas. Sistem dirancang untuk membaca suhu setiap 5 menit. Jika suhu melebihi batas aman (di atas 8°C) atau pintu terbuka terlalu lama, alat akan mengaktifkan alarm buzzer dan mengirim notifikasi peringatan ke smartphone pengelola melalui aplikasi Telegram dan Blynk. Metode pengembangan menggunakan prototype, mulai dari perakitan alat hingga pengujian langsung pada unit kulkas. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan rancangan. Hasil pengujian menunjukkan alat mampu memantau suhu secara real-time dan memberikan peringatan dini kepada pengelola, sehingga risiko kerusakan produk dapat diminimalkan tanpa perlu pengecekan fisik secara terus-menerus. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas proses monitoring suhu kulkas display di lingkungan ritel memberikan peringatan dini kepada peneglola, sehingga Risiko kerusakan produk dapat diminimalisirkan tanpa perlu pengecekkan fisik terus menerus.
#Internet Of Things
#prototype
#Monitoring Suhu
#Kulkas Display
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
SISTEM MONITORING INFUS BERBASIS INTERNET OF THINGS UNTUK DETEKSI VOLUME DAN LAJU TETESAN INFUS
Penulis: TYNTON PRIMA KUSUMA WARDHANA, RIKA APRIANI, S.Kom., M.Kom. |
2026
Monitoring infus merupakan kegiatan penting dalam pelayanan kesehatan untuk memastikan kebutuhan cairan pasien terpenuhi dengan baik. Namun, proses pemantauan yang masih dilakukan secara manual berpotensi menyebabkan keterlambatan dalam mengetahui kondisi cairan infus yang hampir habis maupun gangguan aliran infus. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring infus berbasis Internet of Things yang mampu mendeteksi volume cairan dan laju tetesan infus secara real-time. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Rapid Application Development (RAD) yang terdiri atas tahapan Requirement Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32, sensor load cell yang terintegrasi dengan modul HX711 untuk mengukur volume cairan infus, sensor inframerah (optocoupler) untuk mendeteksi laju tetesan, OLED sebagai media tampilan lokal, serta dashboard berbasis web untuk monitoring dan notifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan Black Box Testing, baik pada kondisi ideal maupun non-ideal, seluruh fungsi sistem berhasil berjalan sesuai dengan kebutuhan yang telah dirancang. Sementara itu, hasil Beta Testing yang melibatkan 45 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Bhakti Kartini Bekasi memperoleh tingkat penerimaan sebesar 80,1% dengan kategori Sangat Setuju, yang menunjukkan bahwa sistem mudah digunakan, membantu proses monitoring pasien, dan layak diterapkan sebagai alat bantu monitoring infus, meskipun tampilan LCD OLED masih memerlukan perbaikan agar informasi dapat disajikan lebih jelas. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu membantu tenaga kesehatan dalam memantau kondisi infus secara lebih efektif, responsif, dan real-time.
#ESP32
#Internet of Things
#Load Cell
#Monitoring Infus
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Implementasi Sistem Monitoring dan Kontrol pH Larutan Nutrisi pada Hidroponik NFT Berbasis IoT
Penulis: Rafif Zetta Rajendra Pragiwoko, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) membutuhkan pengelolaan kondisi larutan nutrisi yang stabil untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman. Salah satu parameter utama yang perlu diperhatikan adalah nilai pH karena berpengaruh terhadap kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara. Berdasarkan hasil observasi pada greenhouse Mega Regency, proses pemantauan pH dan nutrisi masih dilakukan secara manual menggunakan alat ukur konvensional sehingga perubahan kondisi larutan tidak dapat diketahui secara kontinu dan belum tersedia pencatatan data historis.Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol pH larutan nutrisi berbasis Internet of Things (IoT) pada hidroponik NFT. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem yang dibangun menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama yang terintegrasi dengan sensor pH, sensor TDS, sensor suhu DS18B20, sensor ultrasonik HC-SR04, serta pompa peristaltik sebagai aktuator pengendalian larutan. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan menuju platform ThingsBoard Cloud melalui protokol MQTT sehingga pengguna dapat melakukan pemantauan secara real-time. Metode Exponential Moving Average (EMA) diterapkan untuk meningkatkan kestabilan data sensor, sedangkan metode hysteresis digunakan sebagai mekanisme kontrol otomatis berdasarkan batas nilai pH yang telah ditentukan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring dan kontrol larutan nutrisi secara otomatis dengan tingkat akurasi sensor pH sebesar 95,84%, sensor TDS sebesar 98,66%, dan sensor ultrasonik sebesar 97,14%. Implementasi EMA mampu mengurangi fluktuasi pembacaan sensor sehingga data yang digunakan dalam proses kontrol menjadi lebih stabil. Selain itu, pengujian integrasi menunjukkan adanya interferensi antara sensor pH dan TDS yang berhasil diminimalkan melalui pemisahan posisi probe pada aliran sistem NFT. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dapat membantu proses pengelolaan hidroponik melalui pemantauan real-time, kontrol otomatis, dan dokumentasi data berbasis Cloud.
#ESP32
#Hidroponik NFT
#Internet of Things
#Kontrol Hysteresis
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
SISTEM REKAM MEDIS HEWAN BERBASIS WEB INTEGRASI RADIO FREQUENCY IDENTIFICATION PADA KLINIK HUG ME BY VET
Penulis: DAVIDRA DEVA, RITA WAHYUNI ARIFIN, S.Kom., M.Kom |
2026
Klinik Hug Me By Vet merupakan klinik hewan yang membutuhkan pencatatan rekam medis secara terstruktur untuk mendukung proses pelayanan pasien hewan. Berdasarkan hasil observasi, proses pencatatan rekam medis sebelumnya masih menggunakan berkas kertas, sehingga pencarian riwayat pasien membutuhkan waktu lebih lama dan berisiko terjadi kesalahan atau kehilangan data. Permasalahan juga muncul ketika hewan dibawa oleh orang selain pemilik, karena informasi yang dibutuhkan untuk menemukan riwayat pasien sering tidak lengkap. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem rekam medis hewan berbasis website yang terintegrasi dengan RFID sebagai media identifikasi pasien. Metode pengembangan yang digunakan mengacu pada tahapan IoT lifecycle, yaitu Collect, communicate, analyze, dan act. Sistem dikembangkan menggunakan teknologi website dengan dukungan PHP, TypeScript, JSON, Vite, serta database MySQL. Integrasi RFID dilakukan menggunakan RFID reader RC522/MFRC522 dan Mikrokontroler ESP32 untuk membaca UID kartu RFID. UID tersebut kemudian digunakan untuk memanggil data pasien yang tersimpan pada database. Sistem ini menyediakan fitur pengelolaan data pemilik, data hewan, rekam medis, pembayaran, rawat inap, serta website publik sebagai media company profile klinik. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat melakukan login berdasarkan hak akses, mengelola data pasien, membaca UID RFID, menampilkan data pasien dan riwayat rekam medis, mengirim data pasien dari front office ke dokter secara real-time, serta menyimpan hasil pemeriksaan ke database. Sistem juga dapat mendukung proses identifikasi pasien secara lebih cepat dibandingkan pencarian berkas manual. Namun, masih terdapat catatan pada proses cetak invoice atau struk yang memerlukan penyesuaian jaringan printer dan pengaturan ukuran kertas. Dengan demikian, sistem ini dapat membantu pengelolaan rekam medis hewan menjadi lebih terstruktur, terpusat, dan terintegrasi.
#RFID
#ESP32
#Rekam Medis Hewan
#Website
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|