Hasil Pencarian: "Karyawan" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Karyawan" (Kata Kunci)
Menampilkan 18 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
PENGARUH DIGITAL LEADERSHIP, DIGITAL CULTURE, DIGITAL LITERACY, DAN CYBERLOAFING TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT ENVICON EKATAMA
Penulis: Handrean Manurung, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Transformasi digital mendorong perusahaan membangun lingkungan kerja berbasis teknologi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Keberhasilan transformasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kepemimpinan digital, budaya digital, literasi digital, dan cyberloafing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Leadership, Digital Culture, Digital Literacy, dan Cyberloafing terhadap Kinerja Karyawan pada PT Envicon Ekatama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner online kepada 174 karyawan yang dipilih dengan teknik probability sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan bantuan SmartPLS 4.1.1.8 (Terbaru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 2,848; p = 0,002), Digital Culture berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,881; p = 0,002), Digital Literacy memberikan pengaruh positif paling kuat (t = 4,855; p = 0,000), dan Cyberloafing juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,898; p = 0,000). Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F = 82,174; p = 0,000), dan model mampu menjelaskan 67,4% variasi kinerja karyawan (R² = 0,674). Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kepemimpinan digital, budaya digital yang adaptif, peningkatan literasi digital, serta pengelolaan Cyberloafing dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam lingkungan kerja berbasis teknologi.
#Digital Leadership
#Digital Culture
#Digital Literacy
#Cyberloafing
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Pengaruh Disiplin Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi dengan Kepuasan Kerja sebagai Mediasi
Penulis: Rani Oktaviani, Dr. FEBRISI DWITA, S.Tr.Log., M.M., GRCE. |
2026
Kinerja Pegawai Pemerintah merupakan faktor penting dalam mewujudkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan publik. Namun, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi mengalami penurunan capaian kinerja yang ditunjukkan oleh menurunnya nilai Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (AKIP) serta rendahnya peningkatan hasil produksi pada sektor pertanian dan perikanan. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pengkajian mengenai faktor-faktor yang memengaruhi kinerja pegawai. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh disiplin kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Squares (PLS) menggunakan aplikasi SmartPLS 4. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert kepada pegawai pada Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Bekasi berjumlah 94 orang pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja pegawai, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja namun tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja pegawai, tetapi tidak mampu memediasi pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja pegawai.
#Disiplin Kerja
#Motivasi Kerja
#Kepuasan Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MEMBENTUK KINERJA KARYAWAN
Penulis: Adella Rizky Cahya Ningtyas, SUKIRNO, Drs., M.M. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi dalam membentuk kinerja karyawan di PT Widya Tirta Selaras. Kajian teori yang digunakan meliputi konsep budaya organissi, motivasi kerja, disiplin kerja, serta perilaku karyawan yang merujuk pada pendapat para ahli manajemen sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan didukung data sekunder dari dokumen perusahaan.
#budaya Organisasi
#Kinerja Karyawan
#Nilai Akhlak
#Disiplin Kerja
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Peran Pelatihan Dalam Mendorong Kinerja Pegawai Di Kantor DPRD Kota Bekasi
Penulis: Nur Andina Maharani, SUPARDI, S.E., M.M. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengamati dan menganalisis peran dalam mendorong kinerja karyawan Di Kantor DPRD Kota Bekasi dalam meningkatkan kinerja Pegawai Serta Menyusun Operasional di kantor DPRD Kota Bekasi
#Pelatihan Kerja
#kinerja Karyawan
#Administrasi Perkantoran
#SOP Pergantian shift
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Pengaruh Komoensasi, Lingkungan Kerja dan Beban Kerja Terhadap Retensi Karyawan (Studi Kaus Pada Karyawan PT Inter Nusa Kreasindo Energy)
Penulis: Tsabbat Araaf, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. |
2026
Retensi karyawan menjadi isu penting dalam industri energi terbarukan akibat meningkatnya kebutuhan sumber daya manusia yang terampil serta tantangan operasional yang dihadapi perusahaan. Rendahnya tingkat karyawan yang bertahan dapat memengaruhi produktivitas dan keberlanjutan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompensasi, lingkungan kerja, dan beban kerja terhadap retensi karyawan pada PT Inter Nusa Kreasindo Energy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 61 karyawan menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data dilakukan menggunakan SmartPLS versi 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap retensi karyawan. Sementara itu, lingkungan kerja menunjukkan pengaruh positif namun tidak signifikan terhadap retensi karyawan. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian kompensasi yang tepat dan pengelolaan beban kerja yang efektif dapat meningkatkan retensi karyawan. Namun, lingkungan kerja belum memberikan pengaruh signifikan terhadap keputusan karyawan untuk tetap bertahan di perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan sistem kompensasi dan mengelola beban kerja secara efektif guna mempertahankan retensi karyawan dan mendukung keberlanjutan organisasi.
#kompensasi
#lingkungan kerja
#beban kerja
#retensi karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Dengan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique Di RS Port Medical Centre
Penulis: Roni Ramdani, Dwi Ismiyana Putri, M.M.S.I |
2026
Roni Ramdani (2021320059) Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Karyawan Terbaik Dengan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique Di RS Port Medical Centre. Pemilihan karyawan terbaik di RS Port Medical Centre sebelumnya masih dilakukan secara manual sehingga proses penilaian dan pemilihan membutuhkan waktu serta berpotensi menimbulkan subjektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu proses pemilihan karyawan terbaik secara lebih terstruktur, efisien, dan objektif. Sistem dikembangkan menggunakan metode Extreme Programming (XP), sedangkan proses pengambilan keputusan menggunakan metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Metode SMART digunakan untuk melakukan pembobotan, normalisasi, perhitungan nilai utilitas, dan perangkingan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem berhasil dibangun dan dapat mengelola data tahun, kriteria, subkriteria, alternatif karyawan, penilaian, serta proses perhitungan dan perangkingan secara terkomputerisasi. Berdasarkan hasil perhitungan, karyawan dengan kode A007 atas nama Izhar memperoleh nilai akhir tertinggi sebesar 0,829 dan ditetapkan sebagai karyawan terbaik. Hasil pengujian beta terhadap 10 responden dengan 10 pernyataan menggunakan skala Likert memperoleh nilai sebesar 86% yang termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat digunakan untuk membantu proses pemilihan karyawan terbaik di RS Port Medical Centre secara lebih cepat, terstruktur, dan objektif.
#Sistem Pendukung Keputusan
#SMART
#Karyawan Terbaik
#Extreme Programming
|
Skripsi (S1)
Sistem Informasi (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN KOMPETENSI TERHADAP PRODUKTIVITAS KARYAWAN DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PT YURA ENGINEERING
Penulis: Rahmah Sesarani, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh disiplin kerja dan kompetensi terhadap produktivitas karyawan dengan motivasi kerja sebagai variabel mediasi pada PT Yura Engineering. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada adanya fluktuasi produktivitas proyek perusahaan yang diduga dipengaruhi oleh tingkat disiplin kerja, kompetensi, dan motivasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada karyawan PT Yura Engineering. Analisis data dilakukan menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Kompetensi juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Selain itu, motivasi kerja terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap produktivitas karyawan. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa motivasi kerja mampu memediasi pengaruh disiplin kerja terhadap produktivitas karyawan serta mampu memediasi pengaruh kompetensi terhadap produktivitas karyawan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan disiplin kerja dan kompetensi yang didukung oleh motivasi kerja yang tinggi dapat meningkatkan produktivitas karyawan di PT Yura Engineering.
#Disiplin Kerja
#Kompetensi
#Motivasi Kerja
#Produktivitas Karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERAN PEMIMPIN PADA KINERJA KARYAWAN DIVISI HRD CAKRA MEDIKA
Penulis: Miftah Faizati, SUPARDI, S.E., M.M. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemimpin Pada Kinerja Karyawan Divisi HRD Cakra Medika di Cakra Medika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin telah menjalankan perannya sebagai pengarah, pengawas, dan pemberi motivasi melalui pemberian arahan, pengawasan, komunikasi yang baik, serta dukungan kepada karyawan sehingga mampu mendukung pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan tugas, tanggung jawab, dan target perusahaan. Namun, kinerja karyawan belum dapat dikatakan maksimal karena masih ditemukan kendala berupa keterlambatan kehadiran karyawan dan pembagian beban kerja yang pada kondisi tertentu mengharuskan karyawan bekerja lembur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan terhadap kedisiplinan, evaluasi pembagian beban kerja, serta pemberian apresiasi berupa sertifikat kepada karyawan yang disiplin agar kinerja karyawan dapat berjalan lebih optimal.
#Kata Kunci: Peran Pemimpin
#Kinerja Karyawan
#Kepemimpinan Demokrasi
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PEMAHAMAN KARYAWAN TENTANG KEDISIPLINAN DAN KAITANNYA DENGAN KINERJA DI KLINIK UTAMA CAKRA MEDIKA
Penulis: Ericsson Fernando Tambunan, HARI SAPTO YUDIARSO, S.Pd., M.M. |
2026
Kedisiplinan kerja adalahsalah satu faktor penting untuk mendukung efektivitas kerja serta peningkatan kinerja karyawan, khususnya pada organisasi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan. Klinik Utama Cakra Medika sebagai penyedia layanan kesehatan memerlukan sumber daya manusia yang memiliki disiplin kerja yang baik guna menjaga kualitas pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karyawan tentang kedisiplinan kerja, bentuk penerapan disiplin kerja, serta kaitan pemahaman kedisiplinan dengan kinerja karyawan di Klinik Utama Cakra Medika. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui proses observasi, wawancara serta dokumentasi dari pihak manajemen dan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman karyawan mengenai kedisiplinan kerja sudah cukup baik. Karyawan memahami disiplin kerja sebagai bentuk tanggung jawab terhadap aturan perusahaan, kepatuhan terhadap SOP, ketepatan waktu, kewaspadaan dalam bekerja, dan etika pelayanan. Penerapan disiplin kerja dilakukan melalui kepatuhan terhadap peraturan kerja, pelaksanaan standar kerja, penerapan kewaspadaan tinggi, dan perilaku kerja yang etis. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman kedisiplinan memiliki kaitan yang erat dengan peningkatan kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas, serta tanggung jawab karyawan. Adapun kendala yang ditemukan meliputi keterlambatan kerja, perbedaan tingkat kesadaran karyawan, kendala sistem absensi, serta tekanan pekerjaan. Usulan produk yang diberikan berupa penyusunan manual book kedisiplinan kerja, pelaksanaan briefing rutin, penguatan monitoring kedisiplinan, serta media pengingat disiplin kerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan penerapan kedisiplinan kerja yang baik berkontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan dan kualitas pelayanan di Klinik Utama Cakra Medika.
#Kedisiplinan Kerja
#Pemahaman Karyawan
#Kinerja Karyawan
#SOP
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA, PENGATURAN WAKTU KERJA FLEKSIBEL, DAN KESEIMBANGAN HIDUP KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN (Studi Kasus Pada PT Sejati Cipta Buana)
Penulis: Agis Muhammad Farid Akbar, DWI WAHJUNI WULANDARI, S.T., M.M. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja, pengaturan kerja fleksibel, dan keseimbangan hidup kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada PT Sejati Cipta Buana. Produktivitas kerja karyawan merupakan faktor penting dalam mendukung efektivitas dan efisiensi operasional perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan berbagai faktor yang dapat meningkatkan produktivitas kerja, seperti kemampuan kerja, pengaturan kerja fleksibel, dan keseimbangan hidup kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh karyawan PT Sejati Cipta Buana yang berjumlah 30 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh, sehingga seluruh anggota populasi dijadikan responden penelitian. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan Statistical Product and Service Solutions (SPSS). Sebelum pengujian hipotesis dilakukan, data diuji menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta menjadi bahan pertimbangan bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan produktivitas kerja karyawan.
#Kemampuan Kerja
#Pengaturan Kerja Fleksibel
#Keseimbangan Hidup Kerja
#Produktivitas Kerja Karyawan.
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT STARVI NUSA GEMILANG
Penulis: Meutya Sapta Ekawati, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Pertumbuhan sektor manufaktur yang terus meningkat menuntut perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif agar kinerja dan motivasi kerja karyawan tetap terjaga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melalui penerapan sistem reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment di PT Starvi Nusa Gemilang telah berjalan dengan cukup baik. Reward diberikan dalam bentuk voucher belanja dan penghargaan melalui media sosial perusahaan berdasarkan penilaian disiplin serta efektivitas kerja. Punishment diberikan dalam bentuk teguran, pemotongan gaji, dan surat peringatan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan karyawan. Penerapan sistem tersebut mampu meningkatkan disiplin, motivasi, dan tanggung jawab karyawan dalam menjalankan tugas. Pelaksanaan sistem reward dan punishment masih menghadapi kendala karena perusahaan belum memiliki pedoman tertulis mengenai pemberian reward serta bentuk reward yang diberikan masih kurang beragam. Penelitian ini mengusulkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian reward serta penambahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk reward nonfinansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment berperan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang.
#Reward
#Punishment
#Motivasi Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA DIREKTORAT SAMAPTA POLDA METRO JAYA
Penulis: Fira Noviana Putri, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. |
2026
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kinerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian pada Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui penyebaran kuesioner kepada 82 responden personel Direktorat Samapta Polda Metro Jaya. Teknik analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-Values < 0,05. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai p-Values < 0,05. Selain itu, kepuasan kerja mampu memoderasi pengaruh lingkungan kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan secara positif dan signifikan dengan nilai p-Values < 0,05. Temuan penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang baik, motivasi kerja yang tinggi, serta kepuasan kerja yang optimal dapat meningkatkan kinerja personel dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja, motivasi kerja, dan kepuasan kerja memiliki peranan penting dalam meningkatkan kinerja karyawan pada Direktorat Samapta Polda Metro Jaya.
#Kata Kunci: Lingkungan Kerja
#Motivasi Kerja
#Kepuasan Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Pengaruh Motivasi Kerja, Kepuasan Kerja dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan PT Dasa Windu Agung Bantar Gebang
Penulis: Kasih Berkat Zai, DWI WAHJUNI WULANDARI, S.T., M.M. |
2026
Penelitian ini dimotivasi oleh pentingnya kinerja karyawan untuk mendorong tercapainya suatu perusahaan, khususnya di perusahaan dengan tuntutan kerja yang tinggi dan kondisi kerja yang dinamis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan di PT Dasa Windu Agung Bantar Gebang, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 98 karyawan. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda, termasuk uji-t, uji-F, dan koefisien determinasi (R2) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja (sig = 0,028; p < 0,05), kepuasan kerja (sig = 0,001; p < 0,05), dan lingkungan kerja (sig = 0,001; p < 0,05) memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara simultan, variabel-variabel ini memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (sig =0,000; p < 0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,801 menunjukkan bahwa 80,1% kinerja karyawan dijelaskan oleh variabel independen, sedangkan 19,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,895 menunjukkan hubungan yang sangat kuat. Kesimpulannya, motivasi kerja, kepuasan kerja, dan lingkungan kerja memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja karyawan.
#Motivasi Kerja
#Kepuasan Kerja
#Lingkungan Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENGARUH BEBAN KERJA DAN DUKUNGAN ATASAN TERHADAP KINERJA KARYAWAN DENGAN STRES KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA PT SUMBER ALFARIA TRIJAYA TBK (ALFAMART) AREA COORDINATOR JATIASIH KOTA BEKASI
Penulis: Amanda Maharani Putri Hariyanto, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan dukungan atasan terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel intervening pada PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) Area Coordinator Jatiasih Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 127 responden yang merupakan karyawan Alfamart pada gerai di wilayah Jatiasih Kota Bekasi yang menjadi lokasi penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS versi 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja. Dukungan atasan berpengaruh positif dan signifikan terhadap stres kerja. Stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Beban kerja dan dukungan atasan juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, stres kerja mampu memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan dan memediasi pengaruh dukungan atasan terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, seluruh hipotesis dalam penelitian ini diterima. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan beban kerja, dukungan atasan, dan stres kerja perlu diperhatikan untuk meningkatkan kinerja karyawan.
#Beban Kerja
#Dukungan Atasan
#Stres Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Pengaruh Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja dan Pelatihan Karyawan terhadap Produktivitas Kerja pada PT Kayu Permata
Penulis: Dyah Ayu Wulandari, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Produktivitas kerja menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja, dan Pelatihan Karyawan terhadap Produktivitas Kerja pada PT Kayu Permata Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 202 karyawan dan sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 10%. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert enam poin, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja, sedangkan Pengawasan Kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Sementara itu, Pelatihan Karyawan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja. Secara simultan, Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja, dan Pelatihan Karyawan berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja dengan nilai F hitung sebesar 128,314 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,853 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 85,3% variasi Produktivitas Kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas melalui pengembangan kompetensi, pelaksanaan pelatihan yang tepat, serta penguatan sistem pengawasan kerja. Dengan demikian, peningkatan Produktivitas Kerja dapat dilakukan melalui pengelolaan Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja, dan Pelatihan Karyawan secara terpadu.
#Kompetensi SDM
#Pengawasan Kerja
#Pelatihan Karyawan
#Produktivitas Kerja.
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENGARUH MOTIVASI KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP LOYALITAS KARYAWAN DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI (Studi Kasus pada Divisi Valve PT Metal Castindo Industritama)
Penulis: Inez Delia Saputri, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. |
2026
Loyalitas karyawan merupakan faktor penting dalam mencapai tujuan organisasi dan menjaga keberlanjutan perusahaan. Rendahnya loyalitas karyawan dapat menurunkan produktivitas, melemahkan komitmen organisasi, serta meningkatkan keinginan karyawan untuk meninggalkan perusahaan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang dapat meningkatkan loyalitas karyawan, seperti motivasi kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Divisi Valve. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 72 karyawan. Data dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1.1.8. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan lingkungan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dan loyalitas karyawan. Selain itu, kepuasan kerja juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan serta mampu memediasi pengaruh motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap loyalitas karyawan. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan motivasi kerja, menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, serta meningkatkan kepuasan kerja guna meningkatkan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.
#Motivasi Kerja
#Lingkungan Kerja
#Kepuasan Kerja
#Loyalitas Karyawan
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENERAPAN DISIPLIN KERJA SERTA PEMBERIAN REWARD DAN PUNISHMENT PADA KARYAWAN PT ENCLE BERKAH JAYA
Penulis: Siti Aminah, SUKIRNO, Drs., M.M. |
2026
Penerapan disiplin kerja pada karyawan PT Encle Berkah Jaya masih menghadapi kendala, khususnya ketidakpatuhan terhadap peraturan perusahaan dan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan disiplin kerja serta pemberian reward dan punishment pada karyawan PT Encle Berkah Jaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan informan Human Resource Department (HRD) dan Supervisor PT Encle Berkah Jaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan disiplin kerja berjalan cukup baik. Reward diberikan dalam bentuk bonus, dan perpanjangan kontrak berdasarkan KPI, sedangkan punishment diberikan secara bertahap sesuai tingkat pelanggaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan disiplin kerja serta pemberian reward dan punishment telah berjalan sesuai kebijakan perusahaan, tetapi masih diperlukan peningkatan pengawasan dan pemberian reward secara berkala. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam kajian manajemen sumber daya manusia mengenai penerapan disiplin kerja serta pemberian reward dan punishment dalam mendukung kedisiplinan karyawan
#Disiplin Kerja
#Hadiah
#Hukuman
#Karyawan
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Pengaruh Kepemimpinan Transformasional, Kompensasi, Lingkungan Kerja, Terhadap Loyalitas Karyawan (Studi Kasus Pada PT Bank Syariah Indonesia Tbk Area Bekasi)
Penulis: Nissya Vadila, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. |
2026
Loyalitas karyawan merupakan faktor kunci dalam menjaga kelancaran berjalannya operasi perusahaan, khususnya di bidang perbankan syariah yang sedang menghadapi tantangan persaingan serta proses transformasi digital. PT Bank Syariah Indonesia Tbk cabang Bekasi Selatan mencatat peningkatan tingkat turnover sebesar 6,72% pada periode 2024–2025, yaitu dari 2,24% naik menjadi 4,58%. Angka ini menunjukkan adanya penurunan kepuasan karyawan dan perlunya tindakan yang terorganisasi untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak dari kepemimpinan transformasional, sistem kompensasi, serta kondisi lingkungan kerja terhadap tingkat loyalitas karyawan, baik secara terpisah maupun secara bersamaan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui kuesioner. Seluruh 125 karyawan dijadikan sebagai responden dengan menggunakan metode pengambilan sampel jenuh. Instrumen ini terdiri dari 25 butir pernyataan yang menggunakan skala Likert dengan lima tingkat jawaban. Analisis data dilakukan dengan menguji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linier berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) menggunakan software SPSS versi 27.0. Penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional memiliki dampak positif dan signifikan terhadap tingkat loyalitas karyawan dengan nilai koefisien sebesar 0,398. Kompensasi memiliki dampak yang positif dan signifikan (β = 0,444). Sebaliknya, lingkungan kerja tidak memiliki dampak yang signifikan dengan tingkat signifikansi sebesar 0,174. Secara bersamaan, ketiga variabel independen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap tingkat loyalitas karyawan. Nilai Adjusted R kuadrat sebesar 0,479 menunjukkan bahwa 47,9% dari perubahan tingkat loyalitas karyawan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel yang digunakan, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model tersebut
#Kepemimpinan Transformasional
#Kompensasi
#Lingkungan Kerja
#Loyalitas Karyawan.
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|