Hasil Pencarian: "Internet Of Things" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Internet Of Things" (Kata Kunci)
Menampilkan 3 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
SISTEM MONITORING SUHU KULKAS DISPLAY BERBASIS INTERNET OF THINGS DENGAN METODE PROTOTYPE PADA METROPOLITAN MALL
Penulis: Yuli dhea mujianti, RIKA APRIANI, S.Kom., M.Kom. |
2026
Kulkas display di toko ritel sering mengalami masalah fluktuasi suhu yang tidak terpantau karena pengawasan masih dilakukan secara manual oleh petugas. Keterlambatan dalam mendeteksi perubahan suhu atau pintu yang tidak tertutup rapat dapat menyebabkan kerusakan pada produk makanan dan minuman. Kondisi tersebut menunjukkan pentingnya sistem monitoring yang mampu melakukan pengawasan secara real-time dan memberikan peringatan dini agar tindakan penanganan dapat segera dilakukan. Penelitian ini bertujuan merancang sistem monitoring suhu otomatis yang bekerja 24 jam menggunakan mikrokontroler ESP32 dan sensor suhu DS18B20. Alat ini juga dilengkapi sensor Magnetic Switch untuk mendeteksi status pintu kulkas. Sistem dirancang untuk membaca suhu setiap 5 menit. Jika suhu melebihi batas aman (di atas 8°C) atau pintu terbuka terlalu lama, alat akan mengaktifkan alarm buzzer dan mengirim notifikasi peringatan ke smartphone pengelola melalui aplikasi Telegram dan Blynk. Metode pengembangan menggunakan prototype, mulai dari perakitan alat hingga pengujian langsung pada unit kulkas. Pengujian dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan setiap fungsi sistem berjalan sesuai dengan rancangan. Hasil pengujian menunjukkan alat mampu memantau suhu secara real-time dan memberikan peringatan dini kepada pengelola, sehingga risiko kerusakan produk dapat diminimalkan tanpa perlu pengecekan fisik secara terus-menerus. Sistem yang dikembangkan diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas proses monitoring suhu kulkas display di lingkungan ritel memberikan peringatan dini kepada peneglola, sehingga Risiko kerusakan produk dapat diminimalisirkan tanpa perlu pengecekkan fisik terus menerus.
#Internet Of Things
#prototype
#Monitoring Suhu
#Kulkas Display
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Perancangan Sistem Monitoring Ketinggian Air Sungai Berbasis IoT dan Firebase untuk Peringatan Dini Banjir
Penulis: Sharan Roshan Kalia, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Banjir merupakan permasalahan utama di Perumahan Fontana Lake akibat meluapnya air sungai. Pemantauan ketinggian air yang saat ini dilakukan secara manual dinilai tidak efektif, subjektif, dan terbatas, terutama pada malam hari saat warga beristirahat. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan merancang purwarupa sistem peringatan dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu beroperasi secara otomatis 24 jam dan memberikan informasi ketinggian air secara objektif dan terukur. Pengembangan perangkat lunak dan keras dalam sistem ini menggunakan metode Prototype yang meliputi tahapan komunikasi, perencanaan singkat, pemodelan, konstruksi purwarupa, serta penyerahan dan evaluasi umpan balik. Perangkat keras utama yang digunakan adalah mikrokontroler NodeMCU ESP32 sebagai pusat kendali dan pengelola komunikasi Wi-Fi, serta sensor ultrasonik tahan air JSN-SR04T yang dipasang untuk mengukur jarak ketinggian air. Sistem ini juga mengintegrasikan platform Blynk untuk pemrosesan data instan, Firebase Realtime Database sebagai media penyimpanan riwayat log pemantauan, dan aplikasi Android bernama “Monitoring Fontana Lake” yang dibuat menggunakan Kotlin di Android Studio sebagai antarmuka pemantauan pengguna. Berdasarkan hasil perancangan dan pengujian, sistem mampu mengklasifikasikan ketinggian air ke dalam tiga status peringatan melalui logika percabangan sederhana (If-Else), yaitu kondisi Aman (hijau) untuk ketinggian air ≤ 15 cm, Waspada (kuning) untuk rentang > 15 cm hingga 25 cm, dan Bahaya (merah) untuk ketinggian > 25 cm. Apabila status mencapai level Waspada atau Bahaya, mikrokontroler akan memicu layanan OneSignal untuk mengirimkan pesan notifikasi secara otomatis ke aplikasi pengguna, di mana status Bahaya akan secara khusus memicu suara alarm heads-up pada ponsel cerdas warga.
#Firebase
#Internet of Things
#Ketinggian Air
#NodeMCU ESP32
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Implementasi Sistem Monitoring dan Kontrol pH Larutan Nutrisi pada Hidroponik NFT Berbasis IoT
Penulis: Rafif Zetta Rajendra Pragiwoko, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) membutuhkan pengelolaan kondisi larutan nutrisi yang stabil untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman. Salah satu parameter utama yang perlu diperhatikan adalah nilai pH karena berpengaruh terhadap kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara. Berdasarkan hasil observasi pada greenhouse Mega Regency, proses pemantauan pH dan nutrisi masih dilakukan secara manual menggunakan alat ukur konvensional sehingga perubahan kondisi larutan tidak dapat diketahui secara kontinu dan belum tersedia pencatatan data historis.Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol pH larutan nutrisi berbasis Internet of Things (IoT) pada hidroponik NFT. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem yang dibangun menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama yang terintegrasi dengan sensor pH, sensor TDS, sensor suhu DS18B20, sensor ultrasonik HC-SR04, serta pompa peristaltik sebagai aktuator pengendalian larutan. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan menuju platform ThingsBoard Cloud melalui protokol MQTT sehingga pengguna dapat melakukan pemantauan secara real-time. Metode Exponential Moving Average (EMA) diterapkan untuk meningkatkan kestabilan data sensor, sedangkan metode hysteresis digunakan sebagai mekanisme kontrol otomatis berdasarkan batas nilai pH yang telah ditentukan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring dan kontrol larutan nutrisi secara otomatis dengan tingkat akurasi sensor pH sebesar 95,84%, sensor TDS sebesar 98,66%, dan sensor ultrasonik sebesar 97,14%. Implementasi EMA mampu mengurangi fluktuasi pembacaan sensor sehingga data yang digunakan dalam proses kontrol menjadi lebih stabil. Selain itu, pengujian integrasi menunjukkan adanya interferensi antara sensor pH dan TDS yang berhasil diminimalkan melalui pemisahan posisi probe pada aliran sistem NFT. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dapat membantu proses pengelolaan hidroponik melalui pemantauan real-time, kontrol otomatis, dan dokumentasi data berbasis Cloud.
#ESP32
#Hidroponik NFT
#Internet of Things
#Kontrol Hysteresis
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|