Seluruh Katalog Repository Institusi
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetSeluruh Katalog Repository Institusi
Menampilkan 6 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
PENGARUH DIGITAL LEADERSHIP, DIGITAL CULTURE, DIGITAL LITERACY, DAN CYBERLOAFING TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT ENVICON EKATAMA
Penulis: Handrean Manurung, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Transformasi digital mendorong perusahaan membangun lingkungan kerja berbasis teknologi untuk meningkatkan kinerja karyawan. Keberhasilan transformasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh teknologi, tetapi juga dipengaruhi oleh kepemimpinan digital, budaya digital, literasi digital, dan cyberloafing. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Digital Leadership, Digital Culture, Digital Literacy, dan Cyberloafing terhadap Kinerja Karyawan pada PT Envicon Ekatama. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran kuesioner online kepada 174 karyawan yang dipilih dengan teknik probability sampling. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan bantuan SmartPLS 4.1.1.8 (Terbaru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Digital Leadership berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (t = 2,848; p = 0,002), Digital Culture berpengaruh positif dan signifikan (t = 2,881; p = 0,002), Digital Literacy memberikan pengaruh positif paling kuat (t = 4,855; p = 0,000), dan Cyberloafing juga berpengaruh positif dan signifikan (t = 3,898; p = 0,000). Secara simultan, keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (F = 82,174; p = 0,000), dan model mampu menjelaskan 67,4% variasi kinerja karyawan (R² = 0,674). Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan kepemimpinan digital, budaya digital yang adaptif, peningkatan literasi digital, serta pengelolaan Cyberloafing dapat meningkatkan kinerja karyawan dalam lingkungan kerja berbasis teknologi.
#Digital Leadership
#Digital Culture
#Digital Literacy
#Cyberloafing
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERAN PIMPINAN DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG INKLUSIF BAGI KARYAWAN DIFABEL PADA DINAS TENAGA KERJA KOTA BEKASI
Penulis: Syifa Eka Nurhikmah, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Inklusivitas di tempat kerja semakin mendapat perhatian serius setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mewajibkan instansi pemerintah mempekerjakan minimal 2% karyawan difabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pimpinan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi pegawai difabel pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan lima informan kunci, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pimpinan berperan aktif melalui empat aspek: (1) kebijakan rekrutmen non-diskriminatif; (2) penyediaan fasilitas aksesibilitas fisik; (3) program pelatihan inklusivitas bagi seluruh aparatur; dan (4) pembangunan budaya organisasi inklusif melalui keteladanan pimpinan. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas aksesibilitas dan minimnya pemahaman aparatur terhadap kebutuhan pegawai difabel. Sebagai solusi diusulkan Pedoman Inklusivitas Lingkungan Kerja dan SOP Pelayanan bagi Pegawai Difabel. Penelitian ini membuktikan bahwa komitmen pimpinan yang kuat merupakan fondasi utama terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
#Difabel
#Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi
#Inklusivitas
#Kepemimpinan Inklusif
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Implementasi Program Motivasi Kerja untuk Meningkatkan Produktivitas Kerja Karyawan Pada PT Pratama Sinergi Mandiri
Penulis: Ananda Raisah Maryani, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Persaingan dunia industri yang semakin ketat mendorong perusahaan untuk memaksimalkan produktivitas karyawan. Di sisi lain, motivasi kerja adalah komponen penting yang memengaruhi kinerja organisasi secara keseluruhan. PT Pratama Sinergi Mandiri adalah perusahaan penyedia barang dan jasa industri yang belum memiliki kebijakan tertulis resmi mengenai program motivasi kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana penerapan program motivasi kerja dapat meningkatkan produktivitas karyawan. Selama periode September 2025 hingga Januari 2026, penelitian ini dilakukan melalui observasi langsung dan wawancara mendalam dengan karyawan dan pimpinan perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perusahaan telah menerapkan berbagai elemen motivasi yang didasarkan pada hierarki kebutuhan Maslow. Ini termasuk memenuhi kebutuhan fisiologis, keamanan, dan sosial, mendapatkan penghargaan melalui sistem KPI, dan aktualisasi diri melalui pelatihan berkala. Namun, pelaksanaannya masih informal dan tidak seragam antar divisi. Untuk memastikan pelaksanaan program motivasi kerja yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan di seluruh divisi perusahaan, penelitian ini menyarankan produk yang terstruktur sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
#Motivasi Kerja
#Produktivitas Karyawan
#SOP
#Hierarki Maslow
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Penerapan Disiplin Kerja Pada Bagian Pemerintahan Kantor Walikota Jakarta Timur
Penulis: Nadia Dameria Siahaan, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Disiplin kerja merupakan faktor penting dalam menciptakan keteraturan kerja pegawai di instansi pemerintahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan disiplin kerja pegawai di Bagian Pemerintahan Kantor Walikota Jakarta Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan disiplin kerja sudah cukup baik, terlihat dari penggunaan absensi fingerprint, kepatuhan terhadap jam masuk kerja, penggunaan pakaian dinas, serta tanggung jawab pegawai dalam menyelesaikan tugas. Tetapi masih ditemukan beberapa pegawai yang datang terlambat. Faktor internal yang memengaruhi kondisi tersebut adalah monitoring dan evaluasi disiplin pegawai yang belum dilakukan secara optimal dan berkala. Selain itu, keterlambatan juga dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan individu, seperti kemacetan, jarak tempuh, serta kurangnya kesadaran dalam mengatur waktu keberangkatan. Oleh karena itu, usulan yang diberikan yaitu pembuatan form monitoring dan evaluasi disiplin pegawai yang dilakukan secara berkala untuk membantu pengawasan dan meningkatkan kedisiplinan pegawai.
#Disiplin Kerja
#Pegawai
#Ketepatan Waktu.
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT STARVI NUSA GEMILANG
Penulis: Meutya Sapta Ekawati, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Pertumbuhan sektor manufaktur yang terus meningkat menuntut perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif agar kinerja dan motivasi kerja karyawan tetap terjaga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melalui penerapan sistem reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment di PT Starvi Nusa Gemilang telah berjalan dengan cukup baik. Reward diberikan dalam bentuk voucher belanja dan penghargaan melalui media sosial perusahaan berdasarkan penilaian disiplin serta efektivitas kerja. Punishment diberikan dalam bentuk teguran, pemotongan gaji, dan surat peringatan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan karyawan. Penerapan sistem tersebut mampu meningkatkan disiplin, motivasi, dan tanggung jawab karyawan dalam menjalankan tugas. Pelaksanaan sistem reward dan punishment masih menghadapi kendala karena perusahaan belum memiliki pedoman tertulis mengenai pemberian reward serta bentuk reward yang diberikan masih kurang beragam. Penelitian ini mengusulkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian reward serta penambahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk reward nonfinansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment berperan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang.
#Reward
#Punishment
#Motivasi Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Pengaruh Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja dan Pelatihan Karyawan terhadap Produktivitas Kerja pada PT Kayu Permata
Penulis: Dyah Ayu Wulandari, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Produktivitas kerja menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pencapaian tujuan perusahaan, sehingga diperlukan pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja, dan Pelatihan Karyawan terhadap Produktivitas Kerja pada PT Kayu Permata Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jumlah populasi sebanyak 202 karyawan dan sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin dengan tingkat kesalahan sebesar 10%. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dengan skala Likert enam poin, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompetensi SDM berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja, sedangkan Pengawasan Kerja berpengaruh positif tetapi tidak signifikan. Sementara itu, Pelatihan Karyawan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produktivitas Kerja. Secara simultan, Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja, dan Pelatihan Karyawan berpengaruh signifikan terhadap Produktivitas Kerja dengan nilai F hitung sebesar 128,314 dan nilai signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,853 menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 85,3% variasi Produktivitas Kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi praktis bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas melalui pengembangan kompetensi, pelaksanaan pelatihan yang tepat, serta penguatan sistem pengawasan kerja. Dengan demikian, peningkatan Produktivitas Kerja dapat dilakukan melalui pengelolaan Kompetensi SDM, Pengawasan Kerja, dan Pelatihan Karyawan secara terpadu.
#Kompetensi SDM
#Pengawasan Kerja
#Pelatihan Karyawan
#Produktivitas Kerja.
|
Skripsi (S1)
Manajemen (S1)
Restricted Fulltext PDF
|