Jl. Siliwangi No. 6, Rawa Panjang, Bekasi Timur | [email protected] | (021) 82436886

Hasil Pencarian: "Hidroponik" (Judul Karya)

Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.

Filter Otomatis
Reset
Filter otomatis disaring tanpa menekan tombol.
Hasil Pencarian: "Hidroponik" (Judul Karya)

Menampilkan 2 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)

Detail Karya Ilmiah & Metadata Tipe & Program Studi Aksi Metadata
IMPLEMENTASI SISTEM IRIGASI HIDROPONIK BERBASIS INTERNET OF THINGS DI KAMPUNG RAMAH LINGKUNGAN
Penulis: Reyhan Tri Kurniawan, MARDI YUDHI PUTRA, S.T., M.Kom. | 2026

Irigasi merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya tanaman hidroponik karena berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman. Di Kampung Ramah Lingkungan, proses irigasi masih dilakukan secara manual sehingga sering mengalami keterlambatan dan belum memiliki jadwal yang teratur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT) pada tanaman hidroponik menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor Total Dissolved Solid (TDS) untuk memantau kadar air, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur ketinggian air, modul relay sebagai pengendali pompa air R385, serta dashboard berbasis web untuk monitoring, pengaturan jadwal irigasi, dan pengendalian pompa secara manual. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi perangkat lunak dan perangkat keras berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional yang telah dirancang, meliputi proses login, monitoring sensor, pengendalian pompa, pengaturan jadwal, dan komunikasi data antara ESP32 dengan server. Pengujian Stress Test menunjukkan bahwa ESP32, sensor, dashboard, dan komunikasi data tetap beroperasi dengan baik selama pengujian ketahanan sistem. Namun, pada pengujian API menggunakan Apache JMeter diperoleh error rate sebesar 50,00% pada endpoint Update Sensor, 61,00% pada endpoint Get Data, dan 59,00% pada endpoint Get Schedule, sehingga sistem masih memerlukan optimasi untuk menangani beban akses yang tinggi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu membantu proses irigasi tanaman hidroponik secara terjadwal, mempermudah monitoring kondisi sistem, serta mendukung pengelolaan tanaman hidroponik di Kampung Ramah Lingkungan.

#ESP32 #Hidroponik #Internet of Things #Irigasi
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF
Implementasi Sistem Monitoring dan Kontrol pH Larutan Nutrisi pada Hidroponik NFT Berbasis IoT
Penulis: Rafif Zetta Rajendra Pragiwoko, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. | 2026

Sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) membutuhkan pengelolaan kondisi larutan nutrisi yang stabil untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman. Salah satu parameter utama yang perlu diperhatikan adalah nilai pH karena berpengaruh terhadap kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara. Berdasarkan hasil observasi pada greenhouse Mega Regency, proses pemantauan pH dan nutrisi masih dilakukan secara manual menggunakan alat ukur konvensional sehingga perubahan kondisi larutan tidak dapat diketahui secara kontinu dan belum tersedia pencatatan data historis.Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol pH larutan nutrisi berbasis Internet of Things (IoT) pada hidroponik NFT. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem yang dibangun menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama yang terintegrasi dengan sensor pH, sensor TDS, sensor suhu DS18B20, sensor ultrasonik HC-SR04, serta pompa peristaltik sebagai aktuator pengendalian larutan. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan menuju platform ThingsBoard Cloud melalui protokol MQTT sehingga pengguna dapat melakukan pemantauan secara real-time. Metode Exponential Moving Average (EMA) diterapkan untuk meningkatkan kestabilan data sensor, sedangkan metode hysteresis digunakan sebagai mekanisme kontrol otomatis berdasarkan batas nilai pH yang telah ditentukan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring dan kontrol larutan nutrisi secara otomatis dengan tingkat akurasi sensor pH sebesar 95,84%, sensor TDS sebesar 98,66%, dan sensor ultrasonik sebesar 97,14%. Implementasi EMA mampu mengurangi fluktuasi pembacaan sensor sehingga data yang digunakan dalam proses kontrol menjadi lebih stabil. Selain itu, pengujian integrasi menunjukkan adanya interferensi antara sensor pH dan TDS yang berhasil diminimalkan melalui pemisahan posisi probe pada aliran sistem NFT. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dapat membantu proses pengelolaan hidroponik melalui pemantauan real-time, kontrol otomatis, dan dokumentasi data berbasis Cloud.

#ESP32 #Hidroponik NFT #Internet of Things #Kontrol Hysteresis
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF