Jl. Siliwangi No. 6, Rawa Panjang, Bekasi Timur | [email protected] | (021) 82436886

Hasil Pencarian: "Budaya Organisasi" (Semua Bidang (Umum))

Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.

Filter Otomatis
Reset
Filter otomatis disaring tanpa menekan tombol.
Hasil Pencarian: "Budaya Organisasi" (Semua Bidang (Umum))

Menampilkan 3 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)

Detail Karya Ilmiah & Metadata Tipe & Program Studi Aksi Metadata
PERAN BUDAYA ORGANISASI DALAM MEMBENTUK KINERJA KARYAWAN
Penulis: Adella Rizky Cahya Ningtyas, SUKIRNO, Drs., M.M. | 2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran budaya organisasi dalam membentuk kinerja karyawan di PT Widya Tirta Selaras. Kajian teori yang digunakan meliputi konsep budaya organissi, motivasi kerja, disiplin kerja, serta perilaku karyawan yang merujuk pada pendapat para ahli manajemen sumber daya manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan didukung data sekunder dari dokumen perusahaan.

#budaya Organisasi #Kinerja Karyawan #Nilai Akhlak #Disiplin Kerja
Tugas Akhir (D3) Manajemen Administrasi (D3) Restricted Fulltext PDF
PERAN PIMPINAN DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG INKLUSIF BAGI KARYAWAN DIFABEL PADA DINAS TENAGA KERJA KOTA BEKASI
Penulis: Syifa Eka Nurhikmah, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. | 2026

Inklusivitas di tempat kerja semakin mendapat perhatian serius setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mewajibkan instansi pemerintah mempekerjakan minimal 2% karyawan difabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pimpinan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi pegawai difabel pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan lima informan kunci, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pimpinan berperan aktif melalui empat aspek: (1) kebijakan rekrutmen non-diskriminatif; (2) penyediaan fasilitas aksesibilitas fisik; (3) program pelatihan inklusivitas bagi seluruh aparatur; dan (4) pembangunan budaya organisasi inklusif melalui keteladanan pimpinan. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas aksesibilitas dan minimnya pemahaman aparatur terhadap kebutuhan pegawai difabel. Sebagai solusi diusulkan Pedoman Inklusivitas Lingkungan Kerja dan SOP Pelayanan bagi Pegawai Difabel. Penelitian ini membuktikan bahwa komitmen pimpinan yang kuat merupakan fondasi utama terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

#Difabel #Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi #Inklusivitas #Kepemimpinan Inklusif
Tugas Akhir (D3) Manajemen Administrasi (D3) Restricted Fulltext PDF
PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA PEGAWAI DI BADAN PENDAPATAN DAERAH KOTA BEKASI
Penulis: Sinta Dewi, Dr. ANITA NOVIALUMI, S.E., M.M., CPHRM., CHRBP. | 2026

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja pegawai pada Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan pra-survei. Populasi penelitian berjumlah 87 pegawai dan seluruh populasi dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, uji t, uji F, serta koefisien determinasi (R²) dengan bantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung sebesar 0,933 dan signifikansi 0,354. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung sebesar 4,191 dan signifikansi 0,000. Lingkungan kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung sebesar 5,895 dan signifikansi 0,000, serta menjadi variabel yang paling dominan. Secara simultan, kepemimpinan, budaya organisasi, dan lingkungan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai F hitung sebesar 106,353 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,794 menunjukkan bahwa 79,4% kepuasan kerja dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut.

#Kepemimpinan #Budaya Organisasi #Lingkungan Kerja #Kepuasan Kerja.
Skripsi (S1) Manajemen (S1) Restricted Fulltext PDF