Hasil Pencarian: "Android" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Android" (Kata Kunci)
Menampilkan 2 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENGENALAN HEWAN BERDASARKAN JENIS MAKANAN, BERKEMBANG BIAK, DAN HABITAT
Penulis: Reykhando Rifki Awiliyanto, INDRY AYU LESTARY, S.Kom., M.T.I |
2026
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di era saat ini, banyak sekali inovasi dalam bidang pendidikan, salah satunya adalah pemanfaatan multimedia interaktif yang semakin menarik bagi siswa sekolah dasar. Pembelajaran pada dasarnya membutuhkan media sebagai perantara untuk menghubungkan informasi dari guru kepada siswa, dengan tujuan menstimulasi motivasi dan partisipasi mereka. Penggunaan multimedia interaktif terbukti dapat meningkatkan minat dan semangat peserta didik untuk belajar melalui integrasi animasi, gambar, maupun elemen audio. Pendidikan tingkat dasar memegang peranan krusial dalam membentuk pemahaman awal siswa. Namun, dalam penerapannya di SD Negeri Bojong Menteng IV, proses belajar mengajar khususnya pada materi pengenalan hewan masih sangat bergantung pada media cetak atau buku. Keterbatasan media cetak ini terlihat jelas karena tidak mampu memvisualisasikan materi secara interaktif, seperti tidak ada simulasi suara hewan langsung atau gambar yang bergerak. Kondisi ini menjadi hambatan karena mengakibatkan rendahnya keaktifan dan ketertarikan siswa dalam mengikuti pembelajaran, terutama bagi siswa kelas IV dan V. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah terobosan berupa pembuatan "Media Pembelajaran Pengenalan Hewan Berdasarkan Jenis Makanan, Berkembang Biak, dan Habitat" berbasis Android pada SDN Bojong Menteng IV. Perancangan aplikasi ini menggunakan perangkat lunak utama Adobe Animate dan Canva , serta dikembangkan secara sistematis dengan menerapkan metode ASSURE. Metode pengembangan ini tersusun atas tahapan-tahapan yang terstruktur, yaitu Analyze Learners, State Objectives, Select Methods, Media, and Materials, Utilize Media and Materials, Require Learner Participation, serta Evaluate and Revise. Melalui metode tersebut, diharapkan mampu menghadirkan media pembelajaran interaktif yang efektif untuk memecahkan masalah kurang aktifnya siswa di kelas dan meningkatkan kualitas belajar para siswa.
#Media Interaktif
#Android
#Multimedia Interaktif
#Metode ASSURE
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN PADA PERANGKAT SMARTPHONE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
Penulis: Dhivan Asda Kurnianto, DWI ISMIYANA PUTRI, M.M.S.I. |
2026
Meningkatnya penggunaan *smartphone* berbasis Android berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan perbaikan perangkat. Pada Konter Alfa Cell Randan Batu, proses diagnosis masih dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman teknisi dan informasi gejala dari pengguna, sehingga membutuhkan waktu relatif lama dan berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan diagnosis. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar untuk membantu diagnosis awal kerusakan *smartphone* Android secara lebih cepat, efisien, akurat, dan konsisten. Pengembangan sistem menggunakan metode *Prototype*, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan PHP, MySQL, XAMPP, dan Bootstrap serta menerapkan metode *Forward chaining* sebagai mesin inferensi. Basis pengetahuan terdiri atas 37 gejala, 13 kategori kerusakan, 13 rekomendasi solusi, dan 13 aturan diagnosis menggunakan struktur IF–THEN dengan operator OR. Evaluasi terhadap 13 kasus menunjukkan seluruh hasil diagnosis sistem sesuai dengan validasi teknisi, sedangkan *Black-box Testing* menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Uji coba terhadap 30 responden memperoleh nilai rata-rata 4,41 dengan persentase 88,10% dan interpretasi sangat setuju. Dengan demikian, sistem dapat membantu diagnosis awal secara lebih terstruktur dan konsisten, mempercepat proses diagnosis, serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan gejala yang dipilih. Hasil diagnosis tetap perlu dikonfirmasi oleh teknisi melalui pemeriksaan perangkat secara langsung.
#Diagnosis Kerusakan
#Forward chaining
#Prototipe
#Sistem Pakar
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|