Hasil Pencarian: "Internet Of Things" (Semua Bidang (Umum))
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Internet Of Things" (Semua Bidang (Umum))
Menampilkan 4 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
PROTOTYPE SISTEM ANTREAN BERBASIS IOT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI OCR PADA PENDAFTARAN BPJS KETENAGAKERJAAN MITRA SHOPEEFOOD
Penulis: Ramadhan Adiansyah, DWI ISMIYANA PUTRI, M.M.S.I. |
2026
Pelayanan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra ShopeeFood di BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota masih menggunakan sistem antrean manual dengan meletakkan KTP sebagai tanda urutan antrean sehingga berpotensi menimbulkan ketidakteraturan antrean dan kesalahan pemanggilan peserta. Penelitian ini bertujuan merancang sistem antrean berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 untuk meningkatkan efektivitas dan monitoring pelayanan secara real-time. Metode yang digunakan adalah prototype dengan tahapan requirements, quick design, build prototype, user evaluation, dan refining prototype. Sistem dirancang menggunakan ESP32 yang terintegrasi dengan QR Scanner GM65, LCD TFT ST7789, buzzer, serta website monitoring berbasis PHP dan MySQL. Sistem memungkinkan peserta melakukan pendaftaran melalui website, memperoleh QR Code, dan melakukan scan pada mesin antrean untuk mendapatkan nomor antrean secara otomatis. Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi perangkat keras dan perangkat lunak berjalan sesuai kebutuhan sistem. Hasil Latency Test menunjukkan rata-rata waktu respon koneksi ESP32 ke internet sebesar 2,471 detik, pemindaian QR Code sebesar 1,277 hingga 1,652 detik, serta pembaruan data antrean website sebesar 0,621 hingga 1,017 detik. Hasil Stress Test juga menunjukkan bahwa sistem yang dirancang memiliki tingkat keandalan, stabilitas, dan integrasi yang baik dalam menangani proses antrean serta komunikasi data antar komponen. Dengan demikian, sistem mampu meningkatkan efektivitas dan monitoring antrean secara responsif dan real-time.
#BPJS Ketenagakerjaan
#Internet of Things
#Mitra ShopeeFood
#QR Code
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERANCANGAN PROTOTYPE SMARTLOCK BERBASIS INTERNET OF THINGS PADA SMK PGRI KARISMA BANGSA
Penulis: Rizki Maulana Yulianto, MARDI YUDHI PUTRA, S.T., M.Kom. |
2026
Keamanan ruangan lab komputer di SMK PGRI Karisma Bangsa masih menggunakan kunci konvensional atau manual tanpa didukung sistem pencatatan aktivitas akses. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan resiko kehilangan kunci, duplikasi kunci, maupun penyalahgunaan hak akses, serta menyulitkan proses pemantauan terhadap aktivitas keluar dan masuk pengguna lab komputer. Penelitian ini bertujuan untuk merancang prototype smartlock berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan kamera untuk mendukung proses autentikasi akses, pencatatan aktivitas pengguna, dan pengawasan visual pada lab komputer. Metode yang digunakan adalah prototype, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi dan pengujian sistem. Prototype dikembangkan menggunakan ESP32 sebagai komponen utama, RFID sebagai media autentikasi, ESP32-Cam sebagai perangkat dokumentasi pengguna, micro servo sebagai actuator pengunci pintu, serta Firebase Realtime Database sebagai media penyimpanan data yang terintegrasi dengan website admin. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black-box testing pada sembilan skenario pengujian yang mencakup koneksi WiFi, autentikasi RFID, validasi hak akses, pengambilan foto pengguna, pencatatan log akses, serta pengelolaan data RFID. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional dan rancangan yang telah dibuat. Sistem mampu melakukan autentikasi menggunakan RFID, mengendalikan mekanisme penguncian pintu, mendokumentasikan pengguna melalui ESP32-CAM, menyimpan data akses ke Firebase Realtime Database, serta menampilkan informasi akses melalui dashboard website secara real-time. Selain itu, sistem juga mampu melakukan pemulihan koneksi jaringan secara otomatis ketika koneksi WiFi terputus serta mempertahankan mekanisme fail-secure, sehingga pintu tetap berada dalam kondisi terkunci saat terjadi pemadaman listrik. Berdasarkan hasil pengujian tersebut, prototype smartlock yang dikembangkan berhasil menjalankan seluruh fungsi utama sesuai dengan perancangan sistem.
#Smartlock
#Internet of Things (IoT)
#RFID
#ESP32-CAM
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
IMPLEMENTASI SISTEM IRIGASI HIDROPONIK BERBASIS INTERNET OF THINGS DI KAMPUNG RAMAH LINGKUNGAN
Penulis: Reyhan Tri Kurniawan, MARDI YUDHI PUTRA, S.T., M.Kom. |
2026
Irigasi merupakan salah satu faktor penting dalam budidaya tanaman hidroponik karena berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kualitas tanaman. Di Kampung Ramah Lingkungan, proses irigasi masih dilakukan secara manual sehingga sering mengalami keterlambatan dan belum memiliki jadwal yang teratur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem irigasi berbasis Internet of Things (IoT) pada tanaman hidroponik menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 sebagai pusat kendali, sensor Total Dissolved Solid (TDS) untuk memantau kadar air, sensor ultrasonik HC-SR04 untuk mengukur ketinggian air, modul relay sebagai pengendali pompa air R385, serta dashboard berbasis web untuk monitoring, pengaturan jadwal irigasi, dan pengendalian pompa secara manual. Hasil pengujian Black Box menunjukkan bahwa seluruh fungsi perangkat lunak dan perangkat keras berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional yang telah dirancang, meliputi proses login, monitoring sensor, pengendalian pompa, pengaturan jadwal, dan komunikasi data antara ESP32 dengan server. Pengujian Stress Test menunjukkan bahwa ESP32, sensor, dashboard, dan komunikasi data tetap beroperasi dengan baik selama pengujian ketahanan sistem. Namun, pada pengujian API menggunakan Apache JMeter diperoleh error rate sebesar 50,00% pada endpoint Update Sensor, 61,00% pada endpoint Get Data, dan 59,00% pada endpoint Get Schedule, sehingga sistem masih memerlukan optimasi untuk menangani beban akses yang tinggi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan mampu membantu proses irigasi tanaman hidroponik secara terjadwal, mempermudah monitoring kondisi sistem, serta mendukung pengelolaan tanaman hidroponik di Kampung Ramah Lingkungan.
#ESP32
#Hidroponik
#Internet of Things
#Irigasi
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Implementasi Sistem Monitoring dan Kontrol pH Larutan Nutrisi pada Hidroponik NFT Berbasis IoT
Penulis: Rafif Zetta Rajendra Pragiwoko, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Sistem hidroponik Nutrient Film Technique (NFT) membutuhkan pengelolaan kondisi larutan nutrisi yang stabil untuk mendukung proses pertumbuhan tanaman. Salah satu parameter utama yang perlu diperhatikan adalah nilai pH karena berpengaruh terhadap kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara. Berdasarkan hasil observasi pada greenhouse Mega Regency, proses pemantauan pH dan nutrisi masih dilakukan secara manual menggunakan alat ukur konvensional sehingga perubahan kondisi larutan tidak dapat diketahui secara kontinu dan belum tersedia pencatatan data historis.Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan sistem monitoring dan kontrol pH larutan nutrisi berbasis Internet of Things (IoT) pada hidroponik NFT. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan metode Rapid Application Development (RAD). Sistem yang dibangun menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler utama yang terintegrasi dengan sensor pH, sensor TDS, sensor suhu DS18B20, sensor ultrasonik HC-SR04, serta pompa peristaltik sebagai aktuator pengendalian larutan. Data hasil pembacaan sensor dikirimkan menuju platform ThingsBoard Cloud melalui protokol MQTT sehingga pengguna dapat melakukan pemantauan secara real-time. Metode Exponential Moving Average (EMA) diterapkan untuk meningkatkan kestabilan data sensor, sedangkan metode hysteresis digunakan sebagai mekanisme kontrol otomatis berdasarkan batas nilai pH yang telah ditentukan.Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu melakukan monitoring dan kontrol larutan nutrisi secara otomatis dengan tingkat akurasi sensor pH sebesar 95,84%, sensor TDS sebesar 98,66%, dan sensor ultrasonik sebesar 97,14%. Implementasi EMA mampu mengurangi fluktuasi pembacaan sensor sehingga data yang digunakan dalam proses kontrol menjadi lebih stabil. Selain itu, pengujian integrasi menunjukkan adanya interferensi antara sensor pH dan TDS yang berhasil diminimalkan melalui pemisahan posisi probe pada aliran sistem NFT. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dikembangkan dapat membantu proses pengelolaan hidroponik melalui pemantauan real-time, kontrol otomatis, dan dokumentasi data berbasis Cloud.
#ESP32
#Hidroponik NFT
#Internet of Things
#Kontrol Hysteresis
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|