Hasil Pencarian: "Forward chaining" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Forward chaining" (Kata Kunci)
Menampilkan 3 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
SISTEM PAKAR PENENTUAN JURUSAN MENGGUNAKAN FORWARD CHAINING DAN CERTAINTY FACTOR DI SMK BINA INDUSTRI
Penulis: ELSA KUSUMA, Dr. Ir. SALUDIN MUIS, M.Kom. |
2026
Elsa Kusuma (2022310025) Sistem Pakar Penentuan Jurusan Menggunakan Forward Chaining dan Certainty Factor di SMK Bina Industri Proses penentuan jurusan siswa baru di SMK Bina Industri Cikarang masih dilaksanakan secara manual melalui wawancara singkat dan pengisian angket minat yang dinilai secara subjektif oleh guru bimbingan dan konseling. Kondisi ini menyebabkan proses penentuan jurusan berlangsung lama, tidak konsisten antarsiswa, dan berpotensi menghasilkan rekomendasi yang kurang tepat karena tidak mempertimbangkan profil kemampuan akademik, minat, serta bakat siswa secara komprehensif dan terpadu. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem pakar berbasis web yang mampu memberikan rekomendasi jurusan secara otomatis, objektif, dan terukur terhadap empat program keahlian yang tersedia di SMK Bina Industri Cikarang, yaitu Teknik dan Bisnis Sepeda Motor, Teknik Elektronika Industri, Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis serta Manajemen Logistik. Metode inferensi yang digunakan adalah Forward Chaining, yang bekerja dengan menelusuri fakta masukan data siswa secara maju untuk menghasilkan rekomendasi jurusan. Penanganan ketidakpastian penilaian dilakukan menggunakan metode Certainty Factor berdasarkan standar nilai CF dengan rentang 0,0 hingga 1,0, sehingga setiap rekomendasi yang dihasilkan disertai derajat keyakinan yang dapat diukur secara kuantitatif. Basis pengetahuan sistem disusun berdasarkan hasil wawancara dengan guru bimbingan dan konseling selaku pakar domain di SMK Bina Industri Cikarang. Sistem dikembangkan menggunakan model Rapid Application Development (RAD) dengan teknologi Next.js dan PostgreSQL, serta diuji menggunakan metode black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem pakar yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi jurusan secara otomatis, konsisten, dan disertai nilai keyakinan terukur, sehingga dapat membantu guru bimbingan dan konseling dalam mengambil keputusan penentuan jurusan yang lebih objektif dan terstandarisasi.
#Certainty Factor
#Forward Chaining
#Penentuan Jurusan
#SMK Bina Industri
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
SISTEM PAKAR DIAGNOSA KERUSAKAN PADA PERANGKAT SMARTPHONE BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE FORWARD CHAINING
Penulis: Dhivan Asda Kurnianto, DWI ISMIYANA PUTRI, M.M.S.I. |
2026
Meningkatnya penggunaan *smartphone* berbasis Android berdampak pada meningkatnya kebutuhan layanan perbaikan perangkat. Pada Konter Alfa Cell Randan Batu, proses diagnosis masih dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman teknisi dan informasi gejala dari pengguna, sehingga membutuhkan waktu relatif lama dan berpotensi menimbulkan ketidakkonsistenan diagnosis. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar untuk membantu diagnosis awal kerusakan *smartphone* Android secara lebih cepat, efisien, akurat, dan konsisten. Pengembangan sistem menggunakan metode *Prototype*, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan PHP, MySQL, XAMPP, dan Bootstrap serta menerapkan metode *Forward chaining* sebagai mesin inferensi. Basis pengetahuan terdiri atas 37 gejala, 13 kategori kerusakan, 13 rekomendasi solusi, dan 13 aturan diagnosis menggunakan struktur IF–THEN dengan operator OR. Evaluasi terhadap 13 kasus menunjukkan seluruh hasil diagnosis sistem sesuai dengan validasi teknisi, sedangkan *Black-box Testing* menunjukkan seluruh fitur berjalan sesuai kebutuhan. Uji coba terhadap 30 responden memperoleh nilai rata-rata 4,41 dengan persentase 88,10% dan interpretasi sangat setuju. Dengan demikian, sistem dapat membantu diagnosis awal secara lebih terstruktur dan konsisten, mempercepat proses diagnosis, serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan gejala yang dipilih. Hasil diagnosis tetap perlu dikonfirmasi oleh teknisi melalui pemeriksaan perangkat secara langsung.
#Diagnosis Kerusakan
#Forward chaining
#Prototipe
#Sistem Pakar
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Sistem Pakar Identifikasi Minat Bakat dan Gaya Belajar Siswa Menggunakan Metode Forward Chaining Pada SMP Negeri 6 Babelan
Penulis: Nurul Aliyah, ARI NURUL ALFIAN, S.Pd., M.Kom. |
2026
Pemilihan jenjang pendidikan lanjutan merupakan langkah krusial bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menentukan cara mengembangkan potensi diri mereka. Namun, proses untuk mengenali minat, bakat, dan gaya belajar siswa di SMP Negeri 6 Babelan masih dilakukan dengan cara manual, sehingga memakan waktu cukup lama dan belum bisa menjangkau seluruh siswa secara efektif. Di samping itu, kurangnya pemahaman mengenai potensi diri dapat membuat siswa dalam memilih pendidikan lanjutan lebih dipengaruhi oleh orangorang di sekitarnya atau fenomena rasa takut ketinggalan (FOMO). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat Sistem Pakar yang dapat mengenali minat, bakat, dan gaya belajar siswa melalui platform web dengan menggunakan metode Forward Chaining sebagai penggerak inferensi. Sistem ini dikembangkan dengan metode Rapid Application Development (RAD) dengan memanfaatkan pengetahuan yang didapat dari wawancara dengan Guru Bimbingan Konseling (BK) dan psikolog yang merupakan ahli di bidangnya. Data yang digunakan dalam proses identifikasi meliputi nilai pelajaran sebagai tanda minat, pilihan kegiatan sebagai tanda bakat, serta hasil pengisian mengenai gaya belajar yang dikelompokkan menjadi kategori Visual, Auditorial, dan Kinestetik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksi minat, bakat, dan gaya belajar siswa serta memberikan rekomendasi pendidikan lanjutan seperti SMA, SMK, atau MA berdasarkan aturan yang telah ditetapkan. Berdasarkan pengujian alfa, seluruh fungsi sistem dapat beroperasi sesuai dengan rencana. Sementara itu, pengujian beta yang dilakukan dengan kuesioner kepada Guru BK dan 20 siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Babelan menunjukkan bahwa sistem ini mendapatkan umpan balik yang positif dan diterima oleh pengguna sebagai alat bantu dalam layanan Bimbingan dan Konseling.
#Bimbingan Konseling
#Forward Chaining
#Gaya Belajar
#Minat Bakat
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|