Koleksi Dokumen: Tugas akhir (d3)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetKoleksi Dokumen: Tugas akhir (d3)
Menampilkan 8 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENGENALAN TUGAS DAN FUNGSI OMBUDSMAN REPUBLIK INDONESIA BERBASIS WEBSITE
Penulis: Muhamad Akmal, ARI NURUL ALFIAN, S.Pd., M.Kom. |
2026
Laporan Tugas Akhir ini menyajikan proses perancangan dan pembangunan media pembelajaran interaktif mengenai pengenalan tugas dan fungsi Ombudsman Republik Indonesia berbasis website. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pemahaman masyarakat terhadap peran lembaga pengawas pelayanan publik yang seringkali sulit dipahami jika hanya disajikan melalui media informasi statis. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan sarana edukasi yang lebih komunikatif dan menarik dengan memanfaatkan teknologi multimedia. Proses pengembangan dilakukan secara sistematis, meliputi perancangan aset visual menggunakan Canva, serta pengolahan animasi dan interaktivitas menggunakan Adobe Animate dalam format HTML5 Canvas. Media yang telah dibangun ini berhasil mengintegrasikan materi pengenalan kelembagaan, elemen audio, efek suara, hingga fitur simulasi kasus interaktif yang dapat diakses secara langsung melalui peramban web. Berdasarkan hasil pengujian penerimaan pengguna, aplikasi ini memperoleh skor kelayakan sebesar 85,2% yang masuk dalam kategori sangat layak. Hasil tersebut membuktikan bahwa media interaktif ini secara nyata memberikan pengalaman belajar yang mendalam dan terbukti efektif menjadi sarana sosialisasi bagi Ombudsman Republik Indonesia untuk meningkatkan literasi publik mengenai hak-hak masyarakat secara modern.
#Media Pembelajaran Interaktif
#Adobe Animate
#Website
#Ombudsman RI
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGENALAN SIMPLISIA UNTUK SISWA KELAS X FARMASI INDUSTRI
Penulis: Aurelia Anggraini, RITA WAHYUNI ARIFIN, S.Kom., M.Kom. |
2026
Pembelajaran materi simplisia di kelas X Farmasi Industri SMKF Avicenna Cileungsi menghadapi beberapa tantangan, antara lain kompleksitas jenis simplisia, karakteristik, dan nama latin yang sulit dipahami siswa melalui pembelajaran teoritis, keterbatasan sampel fisik, serta penggunaan media pembelajaran yang masih bersifat statis, seperti buku teks dan gambar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan fokus pada pengenalan simplisia, menggunakan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Proses pengembangan mencakup langkah-langkah seperti Konsep, Desain, Pengumpulan Bahan, Perakitan, Pengujian, dan Distribusi. Media pembelajaran ini dibuat menggunakan Adobe Animate yang menyajikan materi simplisia melalui fitur-fitur interaktif yang meliputi konten pembelajaran, kuis, serta permainan edukatif yang terkait dengan kategori Rhizoma, Radix, dan Cortex. Media ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif serta membantu siswa memahami materi simplisia secara lebih efektif. Media yang dikembangkan telah diimplementasikan dan dievaluasi untuk memastikan fungsionalitas serta kesesuaiannya sebagai media pendukung pembelajaran. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata persentase sebesar 88,3% dengan kategori sangat setuju. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pengenalan simplisia dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif yang menarik, interaktif,
#Multimedia Interaktif
#Media Pembelajaran
#Simplisia
#MDLC
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF PENGENALAN SIMPLISIA UNTUK SISWA KELAS X FARMASI INDUSTRI
Penulis: Aurelia Anggraini, RITA WAHYUNI ARIFIN, S.Kom., M.Kom. |
2026
Pembelajaran materi simplisia di kelas X Farmasi Industri SMKF Avicenna Cileungsi menghadapi beberapa tantangan, antara lain kompleksitas jenis simplisia, karakteristik, dan nama latin yang sulit dipahami siswa melalui pembelajaran teoritis, keterbatasan sampel fisik, serta penggunaan media pembelajaran yang masih bersifat statis, seperti buku teks dan gambar. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menciptakan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan fokus pada pengenalan simplisia, menggunakan model Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Proses pengembangan mencakup langkah-langkah seperti Konsep, Desain, Pengumpulan Bahan, Perakitan, Pengujian, dan Distribusi. Media pembelajaran ini dibuat menggunakan Adobe Animate yang menyajikan materi simplisia melalui fitur-fitur interaktif yang meliputi konten pembelajaran, kuis, serta permainan edukatif yang terkait dengan kategori Rhizoma, Radix, dan Cortex. Media ini dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif serta membantu siswa memahami materi simplisia secara lebih efektif. Media yang dikembangkan telah diimplementasikan dan dievaluasi untuk memastikan fungsionalitas serta kesesuaiannya sebagai media pendukung pembelajaran. Hasil pengujian menunjukkan rata-rata persentase sebesar 88,3% dengan kategori sangat setuju. Berdasarkan hasil tersebut, media pembelajaran berbasis multimedia interaktif pengenalan simplisia dinilai layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif yang menarik, interaktif,
#Multimedia Interaktif
#Media Pembelajaran
#Simplisia
#MDLC
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PENGENALAN HEWAN BERDASARKAN JENIS MAKANAN, BERKEMBANG BIAK, DAN HABITAT
Penulis: Reykhando Rifki Awiliyanto, INDRY AYU LESTARY, S.Kom., M.T.I |
2026
Seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi di era saat ini, banyak sekali inovasi dalam bidang pendidikan, salah satunya adalah pemanfaatan multimedia interaktif yang semakin menarik bagi siswa sekolah dasar. Pembelajaran pada dasarnya membutuhkan media sebagai perantara untuk menghubungkan informasi dari guru kepada siswa, dengan tujuan menstimulasi motivasi dan partisipasi mereka. Penggunaan multimedia interaktif terbukti dapat meningkatkan minat dan semangat peserta didik untuk belajar melalui integrasi animasi, gambar, maupun elemen audio. Pendidikan tingkat dasar memegang peranan krusial dalam membentuk pemahaman awal siswa. Namun, dalam penerapannya di SD Negeri Bojong Menteng IV, proses belajar mengajar khususnya pada materi pengenalan hewan masih sangat bergantung pada media cetak atau buku. Keterbatasan media cetak ini terlihat jelas karena tidak mampu memvisualisasikan materi secara interaktif, seperti tidak ada simulasi suara hewan langsung atau gambar yang bergerak. Kondisi ini menjadi hambatan karena mengakibatkan rendahnya keaktifan dan ketertarikan siswa dalam mengikuti pembelajaran, terutama bagi siswa kelas IV dan V. Berdasarkan permasalahan yang telah diuraikan, dapat disimpulkan bahwa diperlukan sebuah terobosan berupa pembuatan "Media Pembelajaran Pengenalan Hewan Berdasarkan Jenis Makanan, Berkembang Biak, dan Habitat" berbasis Android pada SDN Bojong Menteng IV. Perancangan aplikasi ini menggunakan perangkat lunak utama Adobe Animate dan Canva , serta dikembangkan secara sistematis dengan menerapkan metode ASSURE. Metode pengembangan ini tersusun atas tahapan-tahapan yang terstruktur, yaitu Analyze Learners, State Objectives, Select Methods, Media, and Materials, Utilize Media and Materials, Require Learner Participation, serta Evaluate and Revise. Melalui metode tersebut, diharapkan mampu menghadirkan media pembelajaran interaktif yang efektif untuk memecahkan masalah kurang aktifnya siswa di kelas dan meningkatkan kualitas belajar para siswa.
#Media Interaktif
#Android
#Multimedia Interaktif
#Metode ASSURE
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MULTIMEDIA INTERAKTIF BERBASIS OPERASI HITUNG DASAR UNTUK KELAS II PADA SDN HARAPAN JAYA II
Penulis: Muhammad Ryan Adiwijaya, RITA WAHYUNI ARIFIN, S.Kom., M.Kom. |
2026
Laporan Tugas Akhir ini menyajikan proses perancangan dan pengembangan media pembelajaran multimedia interaktif berbasis operasi hitung dasar untuk siswa kelas 2 SDN Harapan Jaya II. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan berhitung siswa, terutama pada materi pembagian, akibat proses pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan belum tersedianya media interaktif yang mendukung kegiatan belajar mengajar. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran yang lebih inovatif, menarik, dan interaktif dengan memanfaatkan teknologi multimedia. Proses pengembangan dilakukan secara sistematis menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation), meliputi perancangan aset visual menggunakan Canva serta pengolahan animasi dan interaktivitas menggunakan Adobe Animate dengan bahasa pemrograman ActionScript 3.0. Media yang dikembangkan berhasil mengintegrasikan tiga fitur utama, yaitu Materi yang memuat konsep penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian secara visual dan animatif, Quiz interaktif dengan umpan balik langsung, serta Games berupa permainan Ular Tangga Edukatif yang mengandung soal-soal operasi hitung dasar, dan dapat dijalankan pada platform komputer maupun perangkat Android. Berdasarkan hasil pengujian fungsionalitas menggunakan metode Black Box Testing, seluruh fungsi pada halaman pembuka, menu informasi, halaman materi, halaman quiz, dan halaman games berjalan sesuai dengan skenario yang diharapkan tanpa ditemukan kesalahan fungsional. Selain itu, hasil pengujian penerimaan pengguna (User Acceptance Test) terhadap 28 responden guru dan siswa dengan menggunakan skala Likert menunjukkan rata-rata persentase sebesar 83,4%, yang berdasarkan kriteria interpretasi skor termasuk dalam kategori Sangat Layak. Hasil tersebut membuktikan bahwa media pembelajaran multimedia interaktif ini sangat layak dan efektif diimplementasikan sebagai sarana pembelajaran operasi hitung dasar yang menyenangkan bagi siswa kelas II SDN Harapan Jaya II.
#Media Pembelajaran
#Multimedia Interaktif
#Operasi Hitung Dasar
#Adobe Animate
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Informatika (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERAN PEMIMPIN PADA KINERJA KARYAWAN DIVISI HRD CAKRA MEDIKA
Penulis: Miftah Faizati, SUPARDI, S.E., M.M. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Peran Pemimpin Pada Kinerja Karyawan Divisi HRD Cakra Medika di Cakra Medika. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin telah menjalankan perannya sebagai pengarah, pengawas, dan pemberi motivasi melalui pemberian arahan, pengawasan, komunikasi yang baik, serta dukungan kepada karyawan sehingga mampu mendukung pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan tugas, tanggung jawab, dan target perusahaan. Namun, kinerja karyawan belum dapat dikatakan maksimal karena masih ditemukan kendala berupa keterlambatan kehadiran karyawan dan pembagian beban kerja yang pada kondisi tertentu mengharuskan karyawan bekerja lembur. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan terhadap kedisiplinan, evaluasi pembagian beban kerja, serta pemberian apresiasi berupa sertifikat kepada karyawan yang disiplin agar kinerja karyawan dapat berjalan lebih optimal.
#Kata Kunci: Peran Pemimpin
#Kinerja Karyawan
#Kepemimpinan Demokrasi
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENERAPAN LINGKUNGAN KERJA YANG POSITIF PADA DISPERKIMTAN KOTA BEKASI
Penulis: Muhamad Yusup, Shalahuddin S.Pd., M.M. |
2026
Lingkungan kerja yang positif memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi kerja yang nyaman, aman, dan mendukung produktivitas pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis penerapan lingkungan kerja yang positif di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang positif di Disperkimtan Kota Bekasi telah diterapkan dengan cukup baik. Hal tersebut terlihat dari kondisi lingkungan kerja yang nyaman, tersedianya fasilitas penunjang pekerjaan, hubungan antarpegawai yang harmonis, komunikasi yang berjalan efektif, serta terciptanya rasa aman dan nyaman dalam bekerja. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan fasilitas tertentu dan potensi terjadinya kesalahpahaman dalam koordinasi kerja. Untuk mengatasi kendala tersebut, diusulkan pelaksanaan evaluasi dan edukasi lingkungan kerja secara berkala guna meningkatkan komunikasi, memperkuat kerja sama tim, serta mempertahankan suasana kerja yang kondusif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja yang positif berkontribusi dalam meningkatkan kenyamanan, efektivitas, dan kinerja pegawai sehingga perlu terus dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan.
#lingkungan kerja positif
#lingkungan kerja
#komunikasi kerja
#kerja sama tim
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN PADA PT STARVI NUSA GEMILANG
Penulis: Meutya Sapta Ekawati, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Pertumbuhan sektor manufaktur yang terus meningkat menuntut perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara efektif agar kinerja dan motivasi kerja karyawan tetap terjaga. Salah satu upaya yang dapat dilakukan ialah melalui penerapan sistem reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan reward dan punishment dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara terhadap karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment di PT Starvi Nusa Gemilang telah berjalan dengan cukup baik. Reward diberikan dalam bentuk voucher belanja dan penghargaan melalui media sosial perusahaan berdasarkan penilaian disiplin serta efektivitas kerja. Punishment diberikan dalam bentuk teguran, pemotongan gaji, dan surat peringatan sesuai dengan tingkat pelanggaran yang dilakukan karyawan. Penerapan sistem tersebut mampu meningkatkan disiplin, motivasi, dan tanggung jawab karyawan dalam menjalankan tugas. Pelaksanaan sistem reward dan punishment masih menghadapi kendala karena perusahaan belum memiliki pedoman tertulis mengenai pemberian reward serta bentuk reward yang diberikan masih kurang beragam. Penelitian ini mengusulkan penyusunan standar operasional prosedur (SOP) terkait pemberian reward serta penambahan sertifikat penghargaan sebagai bentuk reward nonfinansial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment berperan dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan di PT Starvi Nusa Gemilang.
#Reward
#Punishment
#Motivasi Kerja
#Kinerja Karyawan
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|