Katalog Program Studi: Manajemen Administrasi (D3)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetKatalog Program Studi: Manajemen Administrasi (D3)
Menampilkan 3 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
PERAN PIMPINAN DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN KERJA YANG INKLUSIF BAGI KARYAWAN DIFABEL PADA DINAS TENAGA KERJA KOTA BEKASI
Penulis: Syifa Eka Nurhikmah, SHALAHUDDIN, S.Pd., M.M. |
2026
Inklusivitas di tempat kerja semakin mendapat perhatian serius setelah ditetapkannya Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas yang mewajibkan instansi pemerintah mempekerjakan minimal 2% karyawan difabel. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pimpinan dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi pegawai difabel pada Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan lima informan kunci, dan studi pustaka. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña (2014) dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan pimpinan berperan aktif melalui empat aspek: (1) kebijakan rekrutmen non-diskriminatif; (2) penyediaan fasilitas aksesibilitas fisik; (3) program pelatihan inklusivitas bagi seluruh aparatur; dan (4) pembangunan budaya organisasi inklusif melalui keteladanan pimpinan. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan fasilitas aksesibilitas dan minimnya pemahaman aparatur terhadap kebutuhan pegawai difabel. Sebagai solusi diusulkan Pedoman Inklusivitas Lingkungan Kerja dan SOP Pelayanan bagi Pegawai Difabel. Penelitian ini membuktikan bahwa komitmen pimpinan yang kuat merupakan fondasi utama terciptanya lingkungan kerja yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.
#Difabel
#Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi
#Inklusivitas
#Kepemimpinan Inklusif
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PENERAPAN LINGKUNGAN KERJA YANG POSITIF PADA DISPERKIMTAN KOTA BEKASI
Penulis: Muhamad Yusup, Shalahuddin S.Pd., M.M. |
2026
Lingkungan kerja yang positif memiliki peran penting dalam menciptakan kondisi kerja yang nyaman, aman, dan mendukung produktivitas pegawai. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan serta menganalisis penerapan lingkungan kerja yang positif di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan memanfaatkan data primer yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang positif di Disperkimtan Kota Bekasi telah diterapkan dengan cukup baik. Hal tersebut terlihat dari kondisi lingkungan kerja yang nyaman, tersedianya fasilitas penunjang pekerjaan, hubungan antarpegawai yang harmonis, komunikasi yang berjalan efektif, serta terciptanya rasa aman dan nyaman dalam bekerja. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa hambatan, seperti keterbatasan fasilitas tertentu dan potensi terjadinya kesalahpahaman dalam koordinasi kerja. Untuk mengatasi kendala tersebut, diusulkan pelaksanaan evaluasi dan edukasi lingkungan kerja secara berkala guna meningkatkan komunikasi, memperkuat kerja sama tim, serta mempertahankan suasana kerja yang kondusif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja yang positif berkontribusi dalam meningkatkan kenyamanan, efektivitas, dan kinerja pegawai sehingga perlu terus dipelihara dan dikembangkan secara berkelanjutan.
#lingkungan kerja positif
#lingkungan kerja
#komunikasi kerja
#kerja sama tim
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|
|
IMPLEMENTASI BAURAN PROMOSI DALAM KEPUTUSAN PASIEN MEMILIH LAYANAN KESEHATAN PADA RS XYZ
Penulis: Audia Rahmadhani, LALA WILADIYAH, S.IK., M.M. |
2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi bauran promosi dalam keputusan pasien memilih layanan kesehatan pada RS XYZ. Meningkatnya persaingan antar rumah sakit mendorong setiap rumah sakit untuk menerapkan strategi promosi yang efektif agar mampu menarik minat masyarakat serta meningkatkan daya saing. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah Kepala Unit Marketing RS XYZ. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RS XYZ telah menerapkan lima elemen bauran promosi, yaitu advertising (periklanan), personal selling (penjualan personal), sales promotion (promosi penjualan), public relations (hubungan masyarakat), dan direct (pemasaran langsung) dalam memperkenalkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Implementasi bauran promosi dilakukan melalui media cetak dan media digital, komunikasi langsung dengan pasien dan mitra, berbagai program promosi kesehatan, serta kegiatan edukasi dan pelayanan masyarakat. Penelitian juga menemukan bahwa media digital, rating dan ulasan pasien, serta program promosi pada momen tertentu memberikan pengaruh terhadap keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan. Implementasi bauran promosi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia pada bidang digital dan keterbatasan anggaran promosi. RS XYZ perlu mengoptimalkan pemanfaatan media digital, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta mempertahankan kualitas pelayanan agar implementasi bauran promosi dapat berjalan lebih efektif dan mampu meningkatkan keputusan pasien dalam memilih layanan kesehatan.
#Bauran Promosi
#Keputusan Pasien
#Layanan Kesehatan
#Strategi Pemasaran
|
Tugas Akhir (D3)
Manajemen Administrasi (D3)
Restricted Fulltext PDF
|