Jl. Siliwangi No. 6, Rawa Panjang, Bekasi Timur | [email protected] | (021) 82436886

Hasil Pencarian: "Layanan Kesehatan" (Semua Bidang (Umum))

Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.

Filter Otomatis
Reset
Filter otomatis disaring tanpa menekan tombol.
Hasil Pencarian: "Layanan Kesehatan" (Semua Bidang (Umum))

Menampilkan 2 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)

Detail Karya Ilmiah & Metadata Tipe & Program Studi Aksi Metadata
PEMAHAMAN KARYAWAN TENTANG KEDISIPLINAN DAN KAITANNYA DENGAN KINERJA DI KLINIK UTAMA CAKRA MEDIKA
Penulis: Ericsson Fernando Tambunan, HARI SAPTO YUDIARSO, S.Pd., M.M. | 2026

Kedisiplinan kerja adalahsalah satu faktor penting untuk mendukung efektivitas kerja serta peningkatan kinerja karyawan, khususnya pada organisasi yang bergerak di bidang pelayanan kesehatan. Klinik Utama Cakra Medika sebagai penyedia layanan kesehatan memerlukan sumber daya manusia yang memiliki disiplin kerja yang baik guna menjaga kualitas pelayanan kepada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman karyawan tentang kedisiplinan kerja, bentuk penerapan disiplin kerja, serta kaitan pemahaman kedisiplinan dengan kinerja karyawan di Klinik Utama Cakra Medika. Penelitian ini menerapkan metode kualitatif menggunakan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui proses observasi, wawancara serta dokumentasi dari pihak manajemen dan karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman karyawan mengenai kedisiplinan kerja sudah cukup baik. Karyawan memahami disiplin kerja sebagai bentuk tanggung jawab terhadap aturan perusahaan, kepatuhan terhadap SOP, ketepatan waktu, kewaspadaan dalam bekerja, dan etika pelayanan. Penerapan disiplin kerja dilakukan melalui kepatuhan terhadap peraturan kerja, pelaksanaan standar kerja, penerapan kewaspadaan tinggi, dan perilaku kerja yang etis. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemahaman kedisiplinan memiliki kaitan yang erat dengan peningkatan kualitas kerja, kuantitas kerja, pelaksanaan tugas, serta tanggung jawab karyawan. Adapun kendala yang ditemukan meliputi keterlambatan kerja, perbedaan tingkat kesadaran karyawan, kendala sistem absensi, serta tekanan pekerjaan. Usulan produk yang diberikan berupa penyusunan manual book kedisiplinan kerja, pelaksanaan briefing rutin, penguatan monitoring kedisiplinan, serta media pengingat disiplin kerja. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemahaman dan penerapan kedisiplinan kerja yang baik berkontribusi terhadap peningkatan kinerja karyawan dan kualitas pelayanan di Klinik Utama Cakra Medika.

#Kedisiplinan Kerja #Pemahaman Karyawan #Kinerja Karyawan #SOP
Tugas Akhir (D3) Manajemen Administrasi (D3) Restricted Fulltext PDF
SISTEM PAKAR DETEKSI DINI RISIKO STUNTING BALITA BERBASIS WEB MENGGUNAKAN METODE TEOREMA BAYES PADA PUSKESMAS CILEUNGSI
Penulis: Elmayda Dyah Irama, RITA WAHYUNI ARIFIN, S.Kom., M.Kom. | 2026

Stunting merupakan masalah gizi kronis yang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif balita. Di wilayah kerja Puskesmas Cileungsi masih ditemukan keterlambatan deteksi akibat rendahnya pemahaman orang tua dan keterbatasan akses terhadap pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan membangun sistem pakar berbasis web untuk membantu orang tua melakukan deteksi dini risiko stunting secara mandiri serta menerapkan Teorema Bayes berdasarkan hasil perhitungan Z-score. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan tenaga kesehatan, dan studi pustaka, sedangkan sistem dikembangkan menggunakan metode pengembangan aplikasi cepat. Proses analisis menggunakan indikator BB/U, TB/U, dan BB/TB serta gejala atau faktor risiko yang dipilih pengguna. Hasil Bayes berdasarkan Z-score diberikan bobot sebesar 30%, sedangkan hasil Bayes berdasarkan gejala diberikan bobot sebesar 70%. Pengujian dilakukan melalui pengujian fungsional, pengujian akurasi terhadap 33 data balita, dan pengujian penerimaan pengguna. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai kebutuhan. Sebanyak 32 dari 33 hasil klasifikasi sesuai dengan penilaian pakar sehingga diperoleh akurasi sebesar 96,97%. Pengujian penerimaan pengguna memperoleh nilai sebesar 91,66% dari pengelola sistem dan 92,72% dari 29 orang tua balita, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Sistem mampu menghasilkan klasifikasi risiko stunting rendah, sedang, atau tinggi beserta nilai probabilitas dan rekomendasi pencegahan, sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu skrining awal tanpa menggantikan pemeriksaan tenaga kesehatan.

#Sistem Pakar #Stunting #Teorema Bayes #Z-Score
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF