Jl. Siliwangi No. 6, Rawa Panjang, Bekasi Timur | [email protected] | (021) 82436886

Katalog Program Studi: Teknik Informatika (S1)

Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.

Filter Otomatis
Reset
Filter otomatis disaring tanpa menekan tombol.
Katalog Program Studi: Teknik Informatika (S1)

Menampilkan 6 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)

Detail Karya Ilmiah & Metadata Tipe & Program Studi Aksi Metadata
PERANCANGAN SISTEM PAKAR IDENTIFIKASI BULLYING VERBAL SISWA SMP PLUS FAJAR SENTOSA MENGGUNAKAN FORWARD CHAINING
Penulis: Rayan Ikmal Amala, Dwi Ismiyana Putri, M.M.S.I | 2026

Bullying verbal masih dijumpai dalam lingkungan sekolah dan berpotensi memengaruhi kondisi psikologis siswa. Pada SMP Plus Fajar Sentosa, identifikasi bullying verbal masih bertumpu pada pengamatan guru serta laporan siswa, sehingga pelaksanaannya belum sepenuhnya optimal dan konsisten. Penelitian ini mengembangkan aplikasi sistem pakar berbasis web yang digunakan guru Bimbingan Konseling sebagai pendukung dalam mengenali indikasi bullying verbal pada siswa melalui proses yang terstruktur. Metode penalaran yang digunakan adalah Forward Chaining, sedangkan pengembangan sistem menggunakan model Rapid Application Development (RAD). Hasil penelitian berupa sistem pakar berbasis web yang menerapkan mekanisme Forward Chaining untuk mengolah gejala atau indikator siswa hingga diperoleh kategori hasil identifikasi. Pada pengujian awal, hasil sistem dibandingkan dengan validasi guru Bimbingan Konseling (BK) terhadap 100 data siswa dan memperoleh tingkat akurasi 84%. Pada tahap beta testing, penilaian guru BK sebagai pengguna menghasilkan skor kelayakan sebesar 88% dan berada pada kategori Sangat Layak. Temuan pengujian memperlihatkan bahwa aplikasi dapat mendukung pelaksanaan identifikasi bullying verbal sekaligus menyediakan pencatatan hasil siswa secara lebih teratur.

#Bullying Verbal #Forward Chaining #Identifikasi #Sistem Pakar
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF
PROTOTYPE SISTEM ANTREAN BERBASIS IOT MENGGUNAKAN TEKNOLOGI OCR PADA PENDAFTARAN BPJS KETENAGAKERJAAN MITRA SHOPEEFOOD
Penulis: Ramadhan Adiansyah, DWI ISMIYANA PUTRI, M.M.S.I. | 2026

Pelayanan pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra ShopeeFood di BPJS Ketenagakerjaan Bekasi Kota masih menggunakan sistem antrean manual dengan meletakkan KTP sebagai tanda urutan antrean sehingga berpotensi menimbulkan ketidakteraturan antrean dan kesalahan pemanggilan peserta. Penelitian ini bertujuan merancang sistem antrean berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32 untuk meningkatkan efektivitas dan monitoring pelayanan secara real-time. Metode yang digunakan adalah prototype dengan tahapan requirements, quick design, build prototype, user evaluation, dan refining prototype. Sistem dirancang menggunakan ESP32 yang terintegrasi dengan QR Scanner GM65, LCD TFT ST7789, buzzer, serta website monitoring berbasis PHP dan MySQL. Sistem memungkinkan peserta melakukan pendaftaran melalui website, memperoleh QR Code, dan melakukan scan pada mesin antrean untuk mendapatkan nomor antrean secara otomatis. Hasil Black Box Testing menunjukkan seluruh fungsi perangkat keras dan perangkat lunak berjalan sesuai kebutuhan sistem. Hasil Latency Test menunjukkan rata-rata waktu respon koneksi ESP32 ke internet sebesar 2,471 detik, pemindaian QR Code sebesar 1,277 hingga 1,652 detik, serta pembaruan data antrean website sebesar 0,621 hingga 1,017 detik. Hasil Stress Test juga menunjukkan bahwa sistem yang dirancang memiliki tingkat keandalan, stabilitas, dan integrasi yang baik dalam menangani proses antrean serta komunikasi data antar komponen. Dengan demikian, sistem mampu meningkatkan efektivitas dan monitoring antrean secara responsif dan real-time.

#BPJS Ketenagakerjaan #Internet of Things #Mitra ShopeeFood #QR Code
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF
IMPLEMENTASI METODE RAG DALAM PENGEMBANGAN CHATBOT PADA LAYANAN INFORMASI PENGADUAN DENGAN INTERGRASI GPT 4.o PADA INSTANSI BEA CUKAI PUSAT
Penulis: Dedy Wijaya, NADYA SAFITRI, S.T., M.Kom. | 2026

Layanan pengaduan masyarakat pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai masih menghadapi beberapa kendala, seperti tingginya jumlah laporan, keterlambatan respons petugas, serta belum tersedianya layanan informasi yang dapat menjawab pertanyaan pengguna secara otomatis. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelayanan menjadi kurang efektif dan memengaruhi kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem layanan pengaduan berbasis chatbot dengan mengimplementasikan metode Retrieval-Augmented Generation (RAG) dan mengintegrasikan API GPT-4o untuk meningkatkan kualitas layanan informasi pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Penelitian menggunakan metode pengembangan sistem Rapid Application Development (RAD) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi pustaka. Metode RAG diterapkan untuk mengambil informasi dari dokumen dan basis pengetahuan internal sebelum diproses oleh GPT-4o, sehingga chatbot mampu menghasilkan jawaban yang lebih akurat, relevan, dan sesuai dengan informasi resmi instansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa chatbot yang dikembangkan mampu memberikan informasi layanan pengaduan secara otomatis, membantu pengguna memahami prosedur pelaporan, serta mengurangi beban petugas dalam menjawab pertanyaan yang berulang. Berdasarkan hasil pengujian menggunakan skala Likert terhadap 35 responden, sistem memperoleh tingkat kelayakan sebesar 86,86% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, implementasi metode RAG dan integrasi GPT-4o dapat mendukung peningkatan efektivitas layanan informasi pengaduan pada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

#Bea dan Cukai #GPT-4o #Chatbot #layanan pengaduan
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF
IMPLEMENTASI INTERNET OF THINGS PADA LAYANAN CUSTOMER SERVICE DIGITAL MENGGUNAKAN BARCODE DALAM MEMVALIDASI DATA NASABAH PADA PT BANK CENTRAL ASIA TBK
Penulis: Ilham Mulia Aqsa, MARDI YUDHI PUTRA, S.T., M.Kom. | 2026

Proses validasi pengguna dalam penggantian kartu ATM di Customer Service Digital (CS Digital) membutuhkan beberapa langkah verifikasi yang menyebabkan waktu pelayanan menjadi lebih lama dan dapat menimbulkan human error. Situasi ini menunjukkan pentingnya mengembangkan sistem yang memfasilitasi perbaikan kecepatan, akurasi, dan efisiensi proses validasi identitas nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem validasi identitas nasabah berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan barcode dan mengimplementasikan prototype sistem yang telah dirancang pada layanan Customer Service Digital. Metode sistem pengembangan yang dipakai adalah Rapid Application Development (RAD), termasuk Requirements Planning, User Design, Construction, dan Cutover. Prototype sistem dibuat menggunakan barcode scanner, ESP32, server berbasis Flask, database, dan servo motor, sebagai komponen pendukung. Server tersebut diuji menggunakan metode uji coba black box untuk memastikan semua sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa prototype ini berhasil dalam memindai barcode, validasi data, dan pencarian data nasabah, serta komunikasi antarperangkat sesuai dengan desain sistem. Selain itu, hasil test menunjukkan bahwa semua sistem berfungsi dengan baik dan proses validasi identitas menjadi lebih cepat daripada verifikasi manual. Dengan demikian, pengembangan prototype sistem memiliki potensi untuk memberikan solusi alternatif untuk meningkatkan kualitas Digital Customer Service (CS Digital) dari penggunaan Internet of Things (IoT) dan teknologi barcode.

#Barcode #Customer Service Digital #ESP32 #Internet of Things
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF
Rancang Bangun Sistem Monitoring Keamanan Ruang Aset Berbasis Computer Vision Menggunakan YOLOv8
Penulis: Muhammad Nur Ilyas, JAFAR SHADIQ, S.Kom., M.Kom. | 2026

Keamanan ruang aset merupakan aspek penting dalam menjaga dan melindungi aset perusahaan dari risiko kehilangan atau penyalahgunaan. Namun, ruang aset IT di PT MNC Tourism Indonesia saat ini belum dilengkapi dengan sistem pengamanan yang memadai sehingga masih bergantung pada kunci pintu konvensional. Kondisi tersebut menimbulkan potensi terjadinya akses oleh pihak yang tidak berwenang tanpa dapat terdeteksi secara langsung. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring keamanan ruang aset berbasis Computer Vision menggunakan algoritma YOLOv8. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan IP Camera TP-Link Tapo C202 berbasis protokol RTSP untuk mendeteksi keberadaan manusia secara Real-time, melakukan identifikasi pengakses berdasarkan wajah, melakukan pelacakan objek menggunakan algoritma BoT-SORT, mencatat riwayat keberadaan pengakses ke dalam basis data SQLite, serta mengirimkan notifikasi peringatan dini secara otomatis melalui Telegram Bot. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah Artificial Intelligence Lifecycle. Pengujian dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk menguji fungsionalitas sistem, evaluasi performa model menggunakan metrik Precision, Recall, mAP, dan F1-Score, serta pengujian lapangan (Field Deployment Testing) pada kondisi operasional sesungguhnya. Hasil evaluasi model menunjukkan nilai Precision sebesar 97,38%, Recall sebesar 99,51%, mAP@50 sebesar 99,36%, dan F1-Score sebesar 98,44%. Seluruh fungsi utama sistem berhasil berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil tersebut, sistem yang dirancang mampu meningkatkan efektivitas pengamanan ruang aset IT di PT MNC Tourism Indonesia melalui proses monitoring yang otomatis dan Real-time.

#BoT-SORT #Computer Vision #Keamanan Ruang Aset #Telegram Bot
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF
Sistem Pakar Identifikasi Minat Bakat dan Gaya Belajar Siswa Menggunakan Metode Forward Chaining Pada SMP Negeri 6 Babelan
Penulis: Nurul Aliyah, ARI NURUL ALFIAN, S.Pd., M.Kom. | 2026

Pemilihan jenjang pendidikan lanjutan merupakan langkah krusial bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam menentukan cara mengembangkan potensi diri mereka. Namun, proses untuk mengenali minat, bakat, dan gaya belajar siswa di SMP Negeri 6 Babelan masih dilakukan dengan cara manual, sehingga memakan waktu cukup lama dan belum bisa menjangkau seluruh siswa secara efektif. Di samping itu, kurangnya pemahaman mengenai potensi diri dapat membuat siswa dalam memilih pendidikan lanjutan lebih dipengaruhi oleh orangorang di sekitarnya atau fenomena rasa takut ketinggalan (FOMO). Tujuan penelitian ini adalah untuk membuat Sistem Pakar yang dapat mengenali minat, bakat, dan gaya belajar siswa melalui platform web dengan menggunakan metode Forward Chaining sebagai penggerak inferensi. Sistem ini dikembangkan dengan metode Rapid Application Development (RAD) dengan memanfaatkan pengetahuan yang didapat dari wawancara dengan Guru Bimbingan Konseling (BK) dan psikolog yang merupakan ahli di bidangnya. Data yang digunakan dalam proses identifikasi meliputi nilai pelajaran sebagai tanda minat, pilihan kegiatan sebagai tanda bakat, serta hasil pengisian mengenai gaya belajar yang dikelompokkan menjadi kategori Visual, Auditorial, dan Kinestetik. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa sistem ini mampu mendeteksi minat, bakat, dan gaya belajar siswa serta memberikan rekomendasi pendidikan lanjutan seperti SMA, SMK, atau MA berdasarkan aturan yang telah ditetapkan. Berdasarkan pengujian alfa, seluruh fungsi sistem dapat beroperasi sesuai dengan rencana. Sementara itu, pengujian beta yang dilakukan dengan kuesioner kepada Guru BK dan 20 siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Babelan menunjukkan bahwa sistem ini mendapatkan umpan balik yang positif dan diterima oleh pengguna sebagai alat bantu dalam layanan Bimbingan dan Konseling.

#Bimbingan Konseling #Forward Chaining #Gaya Belajar #Minat Bakat
Skripsi (S1) Teknik Informatika (S1) Restricted Fulltext PDF