Hasil Pencarian: "Monitoring" (Semua Bidang (Umum))
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Monitoring" (Semua Bidang (Umum))
Menampilkan 5 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
AUDIT SISTEM INFORMASI BERBASIS COBIT 2019 PADA APLIKASI TEMAN TRADER DI PT TETRA DIGITAL INVESTINDO
Penulis: Fauzi Ikhsan Fajar Muzaqi, RITA WAHYUNI ARIFIN, S.Kom., M.Kom. |
2026
Teman Trader merupakan aplikasi mobile yang menyediakan layanan informasi dan analisis pasar modal. Dalam implementasinya, aplikasi ini memiliki fitur screener dan news, namun masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti screener yang belum mampu menunjukkan performa terbaik pada hari tertentu dan pembaruan news yang belum sepenuhnya merepresentasikan dinamika informasi pasar. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kelemahan pada aspek layanan operasional dan monitoring terhadap kualitas informasi yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tata kelola layanan dan monitoring sistem informasi pada aplikasi Teman Trader, mengidentifikasi kesenjangan antara kondisi saat ini dengan kondisi yang diharapkan, serta memberikan rekomendasi perbaikan. Penelitian menggunakan framework COBIT 2019 dengan fokus pada domain DSS dan MEA. Data dikumpulkan melalui observasi, studi pustaka, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menunjukkan tingkat kemampuan proses layanan dan monitoring, serta menghasilkan analisis kesenjangan yang menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi perbaikan pada aplikasi Teman Trader. Hasil audit menunjukkan bahwa DSS01 berada pada capability level 2 (Managed Process), sedangkan DSS02, MEA01, dan MEA02 masing-masing berada pada level 1 (Performed Process). Berdasarkan temuan tersebut, disusun lima rekomendasi perbaikan tematik yaitu penyusunan SOP tertulis, pembangunan sistem pencatatan formal, penetapan penanggung jawab dan jadwal rutin, penetapan indikator kinerja terukur, serta tindakan korektif dan evaluasi berkelanjutan untuk mencapai target Level 3 (Defined Process).
#AUDIT SISTEM INFORMASI
#COBIT 2019
#CAPABILITY LEVEL
#ANALISIS KESENJANGAN
|
Skripsi (S1)
Sistem Informasi (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
Audit Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) Menggunakan Framework COBIT 5 Pada Bapperida Kota Bekasi
Penulis: Sekar Widowati, SOLIKIN, S.Si., M.T. |
2026
Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) merupakan sistem yang digunakan untuk mendukung proses perencanaan pembangunan daerah pada Bapperida Kota Bekasi. Dalam pelaksanaannya, masih ditemukan beberapa permasalahan, seperti gangguan akses sistem saat digunakan secara bersamaan, keterbatasan adaptasi pengguna terhadap sistem, serta belum optimalnya fungsi dokumentasi dan kecepatan akses data. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tata kelola SIPD serta mengetahui tingkat kapabilitas pengelolaan teknologi informasi menggunakan framework COBIT 5. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada pengguna SIPD di lingkungan Bapperida Kota Bekasi. Domain COBIT 5 yang digunakan dalam penelitian ini meliputi EDM04 (Ensure Resource Optimization), APO07 (Manage Human Resources), DSS01 (Manage Operations), dan MEA01 (Monitor, Evaluate, and Assess Performance and Conformance). Berdasarkan hasil perhitungan capability level, domain EDM04 memperoleh nilai 2,59, APO07 memperoleh nilai 1,68, DSS01 memperoleh nilai 2,90, dan MEA01 memperoleh nilai 2,38 dengan rata-rata capability level sebesar 2,39 yang berada di level 2 (Managed Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi SIPD telah mendukung proses perencanaan pembangunan daerah, namun masih terdapat beberapa aspek tata kelola yang perlu ditingkatkan, terutama pada pengelolaan sumber daya manusia, optimalisasi operasional sistem, serta proses monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil audit tersebut, disusun beberapa rekomendasi perbaikan untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas tata kelola teknologi informasi agar implementasi SIPD dapat berjalan lebih optimal sesuai dengan prinsip COBIT 5.
#Audit Sistem Informasi
#Capability Level
#COBIT 5
#SIPD
|
Skripsi (S1)
Sistem Informasi (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
APLIKASI MONITORING BULLYING DAN PENILAIAN RESIKO SISWA BERBASIS ANDROID MENGGUNAKAN METODE PROTOTYPE PADA MTS AT-TAQWA SETU
Penulis: obed one putra zalukhu, LIA KAMILA KULSUM, M.Kom. |
2026
Obed One Putra Zalukhu (2022340007), Aplikasi Monitoring Dan Penilaian Resiko Siswa Berbasis Android Menggunakan Metode Prototype Pada Mts At-Taqwa Setu Kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah menengah merupakan ancaman serius bagi perkembangan akademis dan kesehatan mental siswa. Di MTs At-Taqwa Setu, proses monitoring dan pelaporan kasus perundungan selama ini masih dilakukan secara konvensional menggunakan buku piket dan arsip kertas fisik. Metode manual ini rawan terhadap kerusakan berkas, memiliki risiko kehilangan data yang tinggi, serta menyulitkan guru Bimbingan Konseling (BK) dalam memantau rekam jejak perilaku siswa secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Aplikasi Monitoring Bullying dan Penilaian Resiko Siswa Berbasis Android yang diberi nama "SIMPEL" (Sistem Monitoring dan Pelaporan) guna mendigitalisasi serta meningkatkan efektivitas penanganan kasus perundungan. Metode pengembangan perangkat lunak yang digunakan adalah metode Prototype yang memfasilitasi perancangan dinamis berdasarkan kebutuhan pengguna melalui tahapan pengumpulan kebutuhan, perancangan cepat, pembangunan prototype, serta evaluasi berulang. Aplikasi SIMPEL dibangun menggunakan framework Flutter dan bahasa pemrograman Dart untuk antarmuka Android, serta memanfaatkan Supabase sebagai basis data cloud terintegrasi yang menjamin keamanan data relasional. Salah satu fitur unggulan sistem ini adalah analisis penilaian risiko otomatis (automatic risk assessment) siswa yang dihitung berdasarkan akumulasi poin dan keparahan kasus.Kelayakan dan penerimaan aplikasi dievaluasi melalui metode User Acceptance Testing (UAT) menggunakan kuesioner skala Likert yang disebarkan kepada 5 responden kunci (terdiri dari Kepala Sekolah, Guru BK, dan Wali Kelas). Hasil pengujian menunjukkan rata-rata persentase kelayakan keseluruhan mencapai 85,3% sehingga dikategorikan "Sangat Layak" untuk diterapkan. Secara rinci, kelayakan aspek usability mencapai 86,0%, aspek functionality sebesar 85,0%, aspek reliability sebesar 85,0%, dan aspek kepuasan pengguna (satisfactory) mencapai 85,3%. Implementasi aplikasi SIMPEL terbukti mampu mempercepat administrasi pelaporan, menyajikan database perilaku siswa secara real-time, membantu Guru BK dalam memetakan siswa berisiko tinggi untuk tindakan intervensi mendesak, serta merapikan sistem komunikasi laporan siap cetak bagi orang tua siswa.
#Kata Kunci: Bullying
#Monitoring
#Penilaian Risiko
#Metode Prototype
|
Skripsi (S1)
Rekayasa Perangkat Lunak (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
AUDIT SISTEM MONITORING DAN KINERJA PENANGANAN PENGADUAN PADA APLIKASI PLN MOBILE MENGGUNAKAN FRAMEWORK COBIT 5 PADA PT PLN (PERSERO) UP3 BEKASI
Penulis: Muhamamd Rifki Faishal, HARJUANDI WICAKSONO, S.T., M.Kom. |
2026
Muhamad Rifki Faishal (2022320013) Audit Sistem Monitoring Dan Kinerja Penanganan Pengaduan Pada Aplikasi PLN Mobile Menggunakan Framework COBIT 5 Pada PT PLN (Persero) UP3 Bekasi. Transformasi digital melalui aplikasi PLN Mobile di PT PLN (Persero) bertujuan meningkatkan kualitas layanan kelistrikan, khususnya dalam penanganan pengaduan pelanggan. Namun, kendala seperti ketidaksesuaian status laporan, keterlambatan respons, dan laporan berulang mengindikasikan perlunya evaluasi tata kelola teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kapabilitas pengelolaan pengaduan pelanggan menggunakan framework COBIT 5, khususnya domain DSS02 (Manage Service Requests and Incidents). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi pustaka, dan penyebaran kuesioner kepada 100 responden pelanggan di PT PLN (Persero) UP3 Bekasi. Data dianalisis menggunakan pendekatan capability level dan gap analysis untuk membandingkan kondisi saat ini (as-is) dengan target organisasi (to-be). Hasil analisis menunjukkan rata-rata tingkat kapabilitas domain DSS02 berada pada nilai 3,58, yang mengindikasikan proses telah mencapai Level 4 (Predictable Process). Pengelolaan pengaduan telah dilaksanakan secara terukur, konsisten, dan terkendali. Namun, dua sub-domain masih berada pada Level 3 (Established Process), yaitu DSS02.02 (3,18) dan DSS02.06 (2,97). Seluruh proses belum mencapai target Level 5 (Optimizing Process), dengan kesenjangan terbesar pada pencatatan, klasifikasi, prioritas pengaduan, dan penutupan layanan. Rekomendasi perbaikan yang diusulkan meliputi penguatan mekanisme prioritas otomatis, peningkatan validasi penyelesaian laporan, optimalisasi pemantauan status secara real-time, serta penyempurnaan evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan kepuasan dan kualitas pelayanan pelanggan.
#Kata Kunci: Audit Sistem Informasi
#COBIT 5
#DSS02
#Capability Level
|
Skripsi (S1)
Sistem Informasi (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGELOLAAN BARANG HILANG BERBASIS WEB DI PT KERETA COMMUTER INDONESIA
Penulis: ARYA FADILA, NADYA SAFITRI, S.T., M.Kom. |
2026
Kehilangan barang merupakan suatu kondisi ketika seseorang tidak lagi mengetahui keberadaan barang miliknya sehingga barang tersebut tidak dapat ditemukan atau dikuasai oleh pemiliknya. Kehilangan dapat terjadi akibat aktivitas mobilitas yang tinggi sehingga menyebabkan kehilangan barang milik penumpang di area fasilitas umum seperti ruang tunggu, kendaraan transportasi, dan stasiun. Salah satu upaya yang dilakukan oleh PT Kereta Commuter Indonesia adalah dengan memberikan layanan lost and found atau kehilangan dan penemuan barang dengan mengidentifikasi dan mengatasi barang yang tertinggal kembali ke pemiliknya. Layanan lost and found barang ini masih dilakukan secara konvensional, yaitu dengan menggunakan metode pencatatan menggunakan form kertas dan juga pencatatan melalui google form. Hal ini menyebabkan pekerjaan menjadi tidak efisien, karena informasi yang di dapatkan oleh petugas Passenger Service perlu memakan waktu. Untuk dapat memfasilitasi semua proses yang terjadi pada layanan lost and found barang di PT Kereta Commuter Indonesia maka dibutuhkan sebuah sistem berbasis web yang dapat mempermudah proses pelaporan temuan barang hilang dan memonitoring layanan lost and found tersebut. Metode pengembangan sistem yang digunakan untuk membangun aplikasi berbasis web ini adalah Agile Development yang memiliki 7 tahapan. Tahapan tersebut meliputi plan, design, develop, test, deploy, review dan launch. Dalam proses pengembangan aplikasi ini, perancangan sistem juga dilakukan dengan membuat use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram. Pada proses membangun aplikasi juga menggunakan Visual Studi Code, framework Laravel, PHP, Javascript dan Figma. Berdasarkan hasil pengujian alfa (Black-box Testing), seluruh fitur fungsional pada aplikasi telah teruji dan berfungsi dengan baik sesuai dengan skenario yang diharapkan. Selain itu, pengujian beta yang dilakukan menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) melalui penyebaran kuesioner kepada pengguna memperoleh persentase skor sebesar 92%, yang dikategorikan sangat baik dan layak digunakan dalam operasional sehari-hari. Hasil penelitian menghasilkan aplikasi lost and found yang mampu menggantikan sistem konvensional, memfasilitasi pencatatan dan pengelolaan laporan temuan secara digital, mempercepat pencarian data, menyajikan laporan rekapitulasi lebih efektif, serta mendukung monitoring layanan lost and found secara terintegrasi. Aplikasi ini di harapkan dapat meningkatkan efisiensi bagi petugas Passenger Service PT Kereta Commuter Indonesia.
#Lost and Found
#Sistem Informasi Berbasis Web
#Agile Development
#PT Kereta Commuter Indonesia
|
Skripsi (S1)
Sistem Informasi (S1)
Restricted Fulltext PDF
|