Hasil Pencarian: "Chatbot" (Kata Kunci)
Penelusuran metadata karya ilmiah dan dokumen institusi Universitas Bina Insani.
Filter Otomatis
ResetHasil Pencarian: "Chatbot" (Kata Kunci)
Menampilkan 2 karya ilmiah repository terverifikasi (Skripsi & Artikel Jurnal OJS)
| Detail Karya Ilmiah & Metadata | Tipe & Program Studi | Aksi Metadata |
|---|---|---|
IMPLEMENTASI LARGE LANGUAGE MODEL (LLM) UNTUK PEMBANGUNAN AI PERSONA SEBAGAI PENDAMPING KONSELING MAHASISWA
Penulis: Vina Zahrotun Nazah, RULLY PRAMUDITA, S.T., M.Kom. |
2026
Universitas Bina Insani telah menyediakan chatbot konseling mahasiswa melalui layanan Suara BiU. Namun, chatbot sebelumnya masih memiliki keterbatasan karena respons yang diberikan cenderung umum, kurang kontekstual, dan belum cukup empatik dalam menanggapi kondisi pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan chatbot konseling mahasiswa berbasis AI Persona yang mampu memberikan respons lebih spesifik, kontekstual, dan empatik sebagai pendamping awal layanan konseling mahasiswa. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah CRISP-DM, meliputi tahapan business understanding, data understanding, data preparation, modeling, evaluation, dan deployment. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan Large Language Model (LLM), Retrieval-Augmented Generation (RAG), dan prompt engineering. Model LLM yang digunakan adalah Gemini 3.1 Flash Lite, sedangkan proses embedding menggunakan intfloat/multilingual-e5-small dengan penyimpanan embedding pada PostgreSQL dan pgvector. RAG digunakan untuk mengambil konteks dari dokumen akademik dan data layanan kampus, sedangkan prompt engineering digunakan untuk mengarahkan persona chatbot agar menghasilkan respons yang suportif, tidak menghakimi, dan sesuai dengan ruang lingkup konseling mahasiswa. Evaluasi dilakukan melalui pengujian fungsional, LLM-as-a-Judge, validasi konselor, dan User Acceptance Testing (UAT). Hasil LLM-as-a-Judge memperoleh rata-rata skor 4,48 dari skala 5,00. Hasil UAT terhadap 20 responden memperoleh rata-rata persentase 93% dengan kategori sangat baik, meliputi spesifikasi jawaban 90%, kontekstualitas respons 93%, dan empati respons 96%. Berdasarkan hasil tersebut, chatbot yang dikembangkan dinilai mampu memberikan respons yang lebih spesifik, kontekstual, dan empatik dibandingkan chatbot sebelumnya, serta dapat digunakan sebagai pendamping awal layanan konseling mahasiswa tanpa menggantikan peran konselor profesional.
#AI Persona
#Chatbot Konseling
#Large Language Model
#Prompt Engineering
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|
|
IMPLEMENTASI AGENTIC AI PADA SISTEM LAYANAN INFORMASI PELANGGAN DI PT ABUYA BERKAH INDONESIA
Penulis: Ferrel Hermawan Putra, NADYA SAFITRI, S.T., M.Kom. |
2026
Dalam industri kuliner, kecepatan dan konsistensi penyampaian informasi kepada pelanggan merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas layanan. PT Abuya Berkah Indonesia saat ini masih mengandalkan crew outlet yang juga merangkap menangani operasional harian untuk merespons pertanyaan pelanggan secara manual melalui WhatsApp, sehingga menyebabkan keterlambatan respons, ketidakkonsistenan informasi, serta meningkatnya beban kerja terutama ketika volume pertanyaan pelanggan meningkat di tengah kesibukan operasional outlet. Kondisi ini berpotensi menurunkan kepuasan pelanggan dan menghambat efisiensi operasional perusahaan. Untuk menjawab permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem layanan informasi pelanggan berbasis Agentic AI yang terintegrasi dengan platform WhatsApp. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Prototype, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi pustaka. Sistem dibangun menggunakan platform n8n sebagai automation engine, Large Language Model (LLM) sebagai komponen pemroses bahasa alami, Gateway API sebagai jembatan koneksi WhatsApp, Google Spreadsheet sebagai sumber data menu dan diskon, serta Supabase sebagai basis data penyimpanan log percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan respons otomatis secara akurat sesuai dengan jenis permintaan pelanggan, mencakup informasi menu, harga, lokasi outlet, promo, dan alur pemesanan, serta mampu melakukan eskalasi percakapan kepada admin apabila dibutuhkan. Pengujian fungsional menggunakan metode Black Box Testing terhadap delapan skenario layanan menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan fungsional yang telah ditetapkan. Uji coba pengguna menggunakan metode User Acceptance Testing (UAT) yang melibatkan 24 responden pelanggan memperoleh skor rata-rata keseluruhan sebesar 3,94 dari skala 5, yang berada pada kategori "Setuju", sehingga sistem dinilai telah memenuhi ekspektasi pengguna. Dengan demikian, sistem Agentic AI berbasis n8n dan WhatsApp ini terbukti efektif sebagai solusi otomasi layanan informasi pelanggan dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut di masa mendatang.
#Agentic AI
#Chatbot
#Customer Service
#Large Language Model
|
Skripsi (S1)
Teknik Informatika (S1)
Restricted Fulltext PDF
|